Selasa, 25 Februari 2014

Kenangan Fresh PUSDIMA UNMUL

 With Ayu..(dpn KPU..)
with Sri beberapa saat sblm brkt























"bersama dalam persaudaraan" mengenang waktu kebersaan kita...beberapa kenangan sebelum dan hari H fresh pusdima..Miss U All

Risalah Pergerakan IM 2

Buku ini berisi kumpulan surat, makalah, dan transkrip pidato yang pernah disampaikan oleh Hasan Al-Banna sepanjang hayatnya di medan dakwah dan jihad. Keistimewaan buku ini terletak pada keistimewaan penulisnya dan gerakan dakwah yang dirintisnya, yakni Al-Ikhwan Al-Muslimun. Tentang siapa dan bagaimana sosok Hasan Al-Banna dijelaskan dalam salah satu bagian buku ini. Ia dipandang sebagai tokoh pembaru Islam yang layak disejajarkan dengan tokoh-tokoh pembaru yang muncul pada masa-masa sebelumnya. Dengan seluruh karakter yang melekat pada dirinya, kiranya dia layak menjadi representasi dari tokoh kebangkitan Islam abad ke-20. sedangkan kehadiran Al-Ikhwan Al-Muslimun sendiri merupaka jawaban atas krisis yang tengah melanda umat Islam di abad ini. Hasan Al-Banna sebagai peletak dasar gerakan ini benar-benar memahami karakter krisis tersebut. Dia kemudian berupaya menyusun jawaban yang memadai untuk menanggulanginya.

Keakhawatan 1

Tarbiyah di kalangan akhawat muslimah memiliki tujuan umum yang sama dengan tarbiyah umumnya di kalangan ikhwan. Hanya karena ada tuntutan peran yang berbeda antara laki dan perempuan dalam Islam maka diperlukan penguatan di beberapa segi yang menjadi kekhasan dari masing-masing pihak.
Bagian 1 serial ini membahas tentang muslimah dalam menunaikan amanahnya, antara lain tentang urgensi tarbiyah bagi akhawat muslimah, tujuan-tujuan tarbiyah bagi akhawat muslimah, serta kewajiban ukhti terhadap Tuhannya, terhadap dirinya, terhadap orang tua, terhadap anaknya, terhadap suaminya, dan terhadap masyarakatnya.

Tarbiyah Madal Hayah

 Judul Buku : Tarbiyah Madal Hayah
Penulis : Asri Widiarti
Penerbit : Era Adicitra Intermedia, Solo
Cetakan Ke : 1
Tahun Terbit : Jumadil Ula 1431 H/April 2010
Tebal Buku : xxii + 170 halama
"Kalau saja selingkuh itu ada obatnya, aku yakin, pasti akan laris manis di pasaran. Banyak yang membutuhkan dan mau membayar banyak untuk mendapatkannya. Sebagai seorang ibu, aku pun akan menyimpannya di rumah, kutaruh di dalam stoples, kujaga hati-hati. Kalau ada yang datang dan membutuhkannya aku akan membaginya secara gratis agar mereka mendapatkan ketenangan usai mereka bertemu dan masuk ke rumahku."

Demikian paragraf awal dari salah satu kisah dalam buku Tarbiyah Madal Hayah yang diberi judul "Penyakit itu Bernama Selingkuh".

Buku Tarbiyah Madal Hayah ini adalah buku keenam dari 100 buku pengokohan tarbiyah. Berbeda dari kelima buku sebelumnya, buku ini berisi kisah-kisah tarbiyah tanpa diuraikan hikmahnya. Pembacalah yang harus memetik hikmahnya sendiri. Persis seperti Chicken Soup. Dan ia memang dinamakan Chicken Soup for Tarbiyah. Demikian tertera di bawah judul pada cover buku ini. Hanya saja, di dalam buku ini dipakai beberapa nama samaran dan penulis (Asri Widiarti) berpesan dalam kata pengantar: "Naskah yang penulis tulis ini anggap saja sebuah kumpulan kisah imajinatif yang (semoga saja) bisa diambil 'ibrah (pelajaran). Tak usah dicari-cari siapa tokohnya, kapan kejadiannya, di mana tempat terjadinya..."

Ada 18 kisah yang dibagi menjadi 3 bagian dalam buku ini. Bagian pertama bertajuk "Allah Sayang Kamu". Bagian kedua bertajuk "Bunda, Allah Mendengar Doamu". Dan terkahir "Allah tak Pernah Meninggalkanmu".

Melalui kisah-kisah ini kita (tepatnya sebagian dari kita yang belum pernah mengalami atau menjumpai) akan disadarkan betapa fenomena di lapangan tarbiyah begitu rumit dengan beragam permasalahan yang manusiawi.

Ada fenomena "ketidakcocokan" seorang bunda kepada calon menantunya. Dan ternyata keraguannya itu benar. Calon menantunya ternyata tidak jujur. Untung ia belum menyetujui pernikahan itu. Bagaimana strategi ibu memastikan ganjalan dalam hatinya terhadap calon menantunya itu secara lengkap bisa kita baca di kisah pertama: Ganjalan Hati yang Menjagai.

Kita juga akan disadarkan bahwa masuk dalam lingkaran tarbiyah bukanlah jaminan keshalihan bagi seorang ikhwan. Ada ikhwan yang begitu susah kita bayangkan bisa melakukan KDRT bahkan mengancam murabbinya dengan senjata tajam. Tapi itulah yang ada dalam kisah kedua: Samudra Maaf Milik Sang Istri. Sang Istri di akhir cerita meminta doa kita. Ia tengah menunggui suaminya itu yang kini sakit...

"Surat Cinta Muthi buat Ummu dan Abi" lain lagi. Ia adalah kisah yang mengingatkan kita betapapun sibuknya kita dalam dakwah ini, semoga tidak pernah melupakan buah hati. Harus ada keseimbangan. Harus ada waktu, perhatian, dan kasih sayang. Idealnya adalah taurits tarbawi "pewarisan tarbiyah". Bukan makin banyaknya kesimpulan anak: "Saya benci aktifitas seperti ini karena membuat anak-anak ditelantarkan orangtuanya". Akhirnya anak-anak aktifis dakwah justru menjadi "pemberontak" melalui kenakalannya, penyimpangannya...

Tidak semua kisah dalam buku ini membuat kita merasa "kecolongan". Kalaupun pada kisah pertama dan kedua kita belajar tentang ketidaksempurnaan yang harus diperbaiki dalam tarbiyah, dan itu tantangan bagi setiap murabbi dan aktifisnya, kita pun perlu dikuatkan dengan nilai-nilai kebaikan yang sudah mengakar. Agar ia tidak goyah, agar ia tidak berkurang. Siapapun kita, apapun peran kita...

Kisah kedelapan mengajarkan salah satu nilai itu. Dalam judul Harta tak Ternilai yang Disebut Ukhuwah, Yayuk merasakan nikmatnya ukhuwah itu. Saat ia sakit, para ikhwah yang merawatnya, bergantian. Mulai membawanya ke rumah sakit, sampai mengurus segala hal yang dibutuhkannya. Di akhir cerita ia mengakhiri dengan ungkapan indah ini: "Adakah orang yang tak ingin menghabiskan sisa umur hidupnya untuk isiqamah di jalan dakwah? Bukankah Allah sudah menyediakan balasannya di dunia, dan kelak di akhirat ada lagi balasan yang tidak terkirakan indra. Masihkah engkau ragu-ragu?"

Keseluruhan kisah dalam buku ini akhirnya membawa kita pada kesimpulan bahwa kita perlu belajar dari segala hal yang kita alami, segala hal yang kita dengar, kita baca, kita lihat... dan itulah tarbiyah madal hayah; tarbiyah sepanjang hidup.

Buku ini hanyalah salah satu stimulan untuk memantik kembali kepekaan kita sekaligus membangkitkan kembali kesadaran kita akan beragam fenomena yang terjadi dalam kehidupan nyata, yang boleh jadi belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Sesuai judulnya, Tarbiyah Madal Hayah. Semoga kita pun menjadi pembelajar seumur hidup kita, termasuk dari buku ini. [Muchlisin]

Bukan Untuk Dibaca

"Cocok untuk semua kalangan. Bisa membuat semua orang terharu, sedih, senang, peka terhadap keluarga dan lingkungan. Kita dapat memotivasi diri sendiri atau orang lain agar bisa lebih baik dari hari ini." - Hj. Retno Sutrisno, S. H. (Advokat)
"Buku yang dapat mengaktivasi kecerdasan emosi & spiritual secara sinergi dan komprehensif, sehingga mampu membawa pencerahan dalam tiap "Behavior Application".  - Eny Esyta Kolopaking, B.A., S. Pd., M.M. (Direktur Bina Bakat Puspadanta, Konsultan Bisnis, Psikolog & Pendidikan)
"Buku ini memang bukan sekedar untuk dibaca. Anda dapat mendapatkan banyak makna dan hikmah dari kisah yang mengispirasi."  - Erik Hadi Saputra (Inspirator SINDO MOTIVATIF, Kolumnis Motivasi Majalah CampusMagz).

Api Sejarah 2

Api Sejarah 2 merupakan jilid ke-2 dari buku bestseller Api sejarah yang mengungkap semua fakta yang tersembunyi dan disembungikan tentang mahakrya Ulama dan Santri dalam menegakkan NKRI.

Buku yang sungguh berani ini, pernah dinyatakan hilang dan terancam tidak jadi terbit ketika draft naskahnya "dicuri" oleh "peminjam tanbpa permisi" saar seminar Api Sejarah di Gedung Juang'45, Pemerintah Kotamadya Sukabumi.

Melalui buku Api Sejarah ini, Ahmad Mansur Suryanegara membongkar upaya deislamisasi penulisan sejarah Indonesia yang sudah berlangsung lama, sekaligus menuntaskan rasa kepenasaran Anda akan kebenaran sejarah bangsa Indonesia.

"...berisi bukti keaslian riwayat sejarah dan tokoh-tokoh pahlawan nasional sejak zaman periode Jepang hingga zaman kemerdekaan, yang selama ini disinyalir banyak dipolitisir untuk kepentingan pihak tertentu."
Republika

"..buku ini mengajak kita untuk bersedia mengkoreksi dan meletakkan fakta-fakta yang belum terungkap secara proporsional."
Seputar Indonesia

"..kehadiran buku ini dapat menjadi pencerahan bagi masyarakat bahwa Islam berperan penting dalam sejarah kemerdekaan dan pergerakan nasional Indonesia"

Cara Nabi Mendidik Anak

Buku ini adalah salah satu buku yang sangat berharga yang berpandukan pada Sunnah dan petunjuk Nabi, terutama yang berhubungan dengan Cara Nabi Mendidik Anak, sudah banyak buku tentang pendidikan agama dan pendidikan Nabi untuk anak, namun jarang ada buku seperti ini, yang memenuhi standar ilmiah. Penulis buku ini telah menyusun bukunya dengan balk, dimulai dari nasihat kepada orang tua hingga pembinaan yang mencakup seluruh aspek pendidikan anak. Saya mendapatkan banyak manfaat dari buku ini. Saya berharap bisa menelaah seluruh isinya, sehingga saya bisa memperbaiki perilaku saya dalam mendidik anak.

(Prof. Dr. Muhammad Fauzi Faidhullah)

Ada yang baru di dalam buku ini. Penulis telah memaparkan sistem pendidikan anak yang lengkap dan terpadu bersumberkan atas petunjuk dan Sunnah Nabi Muhammad saw. Dengan begitu, kaum muslimin tidak perlu lagi mengimpor teori-teori pendidikan anak dari kaum ateis dan nonmuslim karena Rasulullah telah memberi bimbingan yang lengkap tentang semua itu. Buku ini jelas telah menunjukkan adanya keseriusan, kejujuran, dan niat ikhlas dari penulisnya, insya Allah. Penulis telah berusaha mengumpulkan hadits-hadits Nabi saw, terkait dengan cara mendidik anak. Sungguh mengagumkan, penulis telah meletakkan setiap bukti itu secara tepat pada tempatnya. Singkatnya, buku ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap keluarga muslim, lalu menerapkan seluruh petunjuk-petunjuk Nabi yang ada didalamnya untuk mendidik anak-anak kita.

(Dr. Mahmud  Thohhan)

Belum ada karangan seperti ini. Bagaimana tidak? Penulis telah berusaha mengikat hati anak kepada penghulu segala kebaikan, Rasulullah saw. Seluruh bahasan tentang pendidikan anak dalam buku ini berdasarkan petunjuk sang pendidik agung, Muhammad saw. Ketika membaca buku ini berulang-ulang, saya hanyut dalam suasana khusyuk. Air mata saya pun bercucuran saat membaca bagian tertentu.

Fikih Gaul

Remaja kuper? Keciaanan, deh, lo! Tersiksa sekali, lho, kalau kita menjadi orang paling ‘tulalit’ sedunia. Udah gagap, eh….masih ditambah lagi nggak tahu perkembangan zaman. Malah, ada juga yang bilang, “kmpungan banget, sih, lo!” Aduh…..gimana nggak dunia kayak mau kiamat aja rasanya? Ya! Remaja memang seharusnya ‘gaul’ untuk membuka cakrawala, pemahaman, dan wawasan berpikir. Dunia tak selebar daun kelor, men! Tapi, gimana mau jadi anak gaul sedangkan pergaulan zaman sekarang begitu rawan dan membahayakan? Mau gabung sama ‘si anu’, takut bakal terpengaruh kebiasaab buruknya yang bla bla bla. Mau ikutan ‘si ini’, kuatir bakal terbawa arus. Mau ngumpul sama ‘si itu,’ ah…yang bener aja! Diakan reputasinya jelek. Bisa-bisa, masyarakat menyangka kita anggota geng! Wah…bergaul memang susah. Kita pndai memilih dan memilah. Bergaul yang ‘asal-asalan’ akan membuat kita menyesal kemudian. Nah, sebagai panduan menjadi anak gaul yang tidak gagap syariat, buku ini memberi banyak parameter pergaulan. Tak perlu minder, tapi juga tak perlu ‘habis-habisan’ dalam pergaulan. Makanya…. Yang gaul, dong!Tapi… jangan sampai melanggar aturan.

Islam Sehari-hari (komik)

Dengan kesabarannya rasulullah saw memberikan teladan dan pesan-pesan kebaikan bagi umatnya, termasuk bagaimana menjalankan islam dalam kehidupan sehari-hari hanya saja, karena kelalaian sebagian orang, ada kesalahan-kesalahan yang tidak satu-dua kali mereka lakukan, namun berulang kali.

Saking kaprahnya, banyak kesalahan mereka lakukan tanpa sadar; mencela makanan, ingkar janji, pamer aurat, hingga berkendara tanpa sopan santun. Padahal, empat belas abad silam, rasulullah saw sudah berpesan agar kita menghindari perbuatan-perbuatan tersebut.

Kalau kita renungkan, tak satu pun pesan-pesan rasulullah yang tidak penting, meski kelihatan sepele. Namun, tidak sedikit pesan-pesan itu yang diabaikan begitu saja, baik karena kita anggap kuno, ndeso, atau kurang gaul.
Nah, komik ini berisi sentilan terhadap berbagai kesalahan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Karena berdasarkan hadits Rasulullah SAW, sentilan-sentilan tersebut selayaknya menjadi bahan renungan agar kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi

Taring-Taring Pengkhianat

Di rembang senja, laki-laki sholeh itu mempercepat langkahnya menuju perkampungan yahudi. kala itu kota damaskus bermandikan cahaya mentari yang kemerahan. Awan berarak bagai gelombang lautan merah. Angin kematian berhembus kencang, dingin merasuk tulang.Perkampungan yahudi melingkar bagaikan air ditengah samudera yang siap melahap apa saja. laki-laki sholeh itu semakin mendekat........................

Tembang Lara

Arestia terus dirundung penderitaan. Dia harus bergelut dengan Thallasemia seumur hidup. Penyakit itu juga yang merenggut kehidupan kakak-kakaknya. Ayah dan ibunya pergi karena kecelakaan. Binsar, suami yang sangat dicintainya, ternyata menikahinya hanya untuk balas dendam dan memperlakukannya dengan amat kasar. Bahkan, Arestia dituduh membunuh ibu Binsar, mertuanya sendiri.
Penderitaan yang bertubi-tubi itu belum juga membuka hati Arestia untuk memahami apa rencana Allah di balik penderitaan yang tiada hentinya itu. Hingga akhirnya. Akhir kisahnya…? Coba temukan sendiri di dalam buku ini.

Nomik Olin – Selalu di Hati




NOMIK (Novel-Komik) adalah buku fiksi yang memadukan novel dengan komik dalam satu buku. Dengan kata lain, komik yang ditampilkan bukan sekadar komik biasa, melainkan bagian dari alur cerita.
Nomik ketiga ini (nomik pertama berjudul Pilihan Terakhir, kedua berjudul Aduh Pusiiing!), menceritakan kegundahan Secilia ketika omanya akan dititipkan di panti jompo. Dia tidak setuju, Oma yang telah melahirkan Mama, orang tua yang paling disayanginya, dikucilkan di panti jompo walaupun alasannya agar Oma lebih terawat.
Suatu ketika, Oma hilang dari rumah dan Secilia menuduh Papi Mami-nya telah menitipkan Oma di panti jompo. Beberapa kali Secilia, dibantu Olin dan Kristin mencari Oma di beberapa panti, tetapihasilnya nihil.
Sebetulnya, apa yang terjadi? Apa Oma memang sudah dititipkan di panti jompo? Kalau sudah dititipkan, di panti mana? Atau, Oma sengaja pergi dari rumah?

Nomik Olin : Pilihan Terakhir

Nomik (Novel-Komik) adalah buku fiksi yang memadukan novel dengan komik dalam satu buku. Dengan kata lain, komik yang ditampilkan bukan hanya sekadar komik biasa, tetapi merupakan bagian dari alur cerita.


Nomik pertama ini, menceritakan tentang si Olin, gadis manis bertampang bidadari, jago tae kwon-do, dan selalu diistimewakan lingkungannya, tiba-tiba berkeinginan menutup kepalanya dengan jilbab. Akan tetapi, banyak yang tidak mendukungnya.


Bagus, kakak Olin satu-satunya, yang diharapkan dukungannya malah mengikut-sertakannya dalam ajang pemilihan model di sebuah majalah remaja ternama. Belum lagi persoalan Bagus yang ditimpakan pada dirinya. Hal ini membuatnya jatuh sakit.

Nomik Olin – Aduh Pusiiing!

NOMIK (Novel-Komik) adalah buku fiksi yang memadukan novel dengan komik dalam satu buku. Dengan kata lain, komik yang ditampilkan bukan sekadar komik biasa, melainkan bagian dari alur cerita.
Nomik kedua ini (nomik pertama berjudul Pilihan Terakhir), menceritakan tentang persahabatan Olin, Kristin, dan Lia yang tergoda kehadiran seorang cowok bunglon bernama Roy.
Di mata Kristin, Roy adalah seorang penjahat, tetapi di mata Lia, Roy adalah dewa penolong. Sedang di mata Olin, Roy tidak lebih hanya cowok tak berdaya, yang perlu dihasihani. Ini sungguh membuat mereka pusing.
Siapa sebetulnya cowok bunglon itu? Apa membuat persahabatan mereka retak atau sebaliknya? Lantas bagaimana dengan dugaan Olin, Kristin, dan Lia? Aduh pusiiing!

Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu

Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu. Oleh karena itu., Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tdak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang hala. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal.

Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

Kamis, 20 Februari 2014

Heboh, Sejumlah Warga Palestina Mimpi Al Aqsha Dibebaskan Orang Indonesia

Heboh, Sejumlah Warga Palestina Mimpi Al Aqsha Dibebaskan Orang Indonesia

Diposkan oleh Admin BeDa pada Kamis, 20 Februari 2014 | 10.27 WIB

Upaya Indonesia Selamatkan Palestina (foto Washington Post)
Sebuah kabar menghebohkan datang dari bumi Jihad Palestina. Sedikitnya lima Muslim warga Palestina yang tinggal di Al Quds bermimpi masjid Al Aqsha dibebaskan Muslim Indonesia. Uniknya, mereka yang tidak saling kenal itu bermimpi di malam yang sama, Ahad lalu.

Yang juga unik, seperti dilansir Nabawia pada Rabu (19/2) mengutip Mirajnews, diantara warga Al Quds yang bermimpi Al Aqsha dibebaskan Muslim Indonesia itu bahkan belum pernah mendengar nama “Indonesia” sebelumnya.

Keganjilan mimpi mereka diceritakan satu sama lainnya di tiga daerah berbeda di mana mereka saling membenarkan mimpi yang sama dialaminya.

"..Tak lama lagi Al Aqsha akan bebas dari Yahudi dan anehnya yang membebaskannya bukan orang Palestina atau orang Arab, tetapi mereka adalah orang-orang Indonesia. Orang-orang ini datang bak air bah, mereka memenangkan semua peperangan di dunia dan Israel takluk pada mereka!" kata mereka yang mendapat mimpi serupa tersebut. [IK/Mirajnews/Nabawia/BersamaDakwah]

Kembali...

Diantara suara detak jarum, kembali harapan itu muncul diantara ketidakpastian 
 hitam dan putihnya, 
 semangat juang yg menginspirasi, 
 penglaman yg membuat iri,
 cerita hidup yang memukau,
 anak dan istrinya
 dia dan Tuhannya
 kelapangan dadanya
kecerdasannya
 keberanian
keprajuritannya
 untaian kata-katanya
diantara malam-malam yang lainnya
 diantara banyaknya bintang dilangit
Ku mohon beri aku satu bintang yang bersinar terang Allah.....

Rabu, 19 Februari 2014

Fashion & Style Handbook

Fashion & Style Handbook
Penulis : Tim Bentang Belia
Penyunting : Starin Sani
Penerbit : Bentang Belia
ISBN : 9786029397987
Harga : Rp 32.000,-
——————————————————

What is your favorite fashion item?
Little black dress, cape, ankle boots, you name it!
Tapi masih sering bingung membedakan jenis-jenis tas, dress, outerwear, sepatu, dan istilah fashion lainnya?
Tenang aja, girls!
Buku ini cocok buat kamu yang ingin menguasai seabrek kosakata tentang dunia fashion. Buku ini punya semua hal yang kamu butuhkan. Dari ilustrasi busana cewek yang detail dan ringkas, dan semua artikel tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia cewek lainnya. Nggak ketinggalan daftar istilah dan cara mengeja brand fashion yang baik dan benar.

Ayah… Kisah Buya Hamka

 
Tidak banyak kisah yang dapat diceritakan oleh seorang anak terhadap orang tuanya, jika memang si anak menyembunyikan atau memang tak mau menceritakannya. Tidak banyak kisah yang dapat diceritakan oleh seorang anak terhadap orang tuanya, jika memang si anak menyembunyikan atau memang tak mau menceritakannya. Banyak kenangan-kenangan bersama orang tua namun tak banyak yang diingat dan banyak kejadian yang dialami seorang anak, namun tak banyak yang dituliskan di dalam sebuah buku. Bertanya dalam diri sendiri, “jika suatu saat nanti telah tua dan memiliki anak, mungkinkah mereka menceritakan kita kepada orang lain atau menuliskan kenangan-kenangan itu di dalam sebuah buku?”
Resensi buku Buya Hamka ini akan membuka sedikit kenangan-kenangan Buya Hamka kepada umat Muslim di Indonesia yang pernah mengenalnya. Buku Ayah… Kisah Buya Hamka ditulis oleh Irfan Hamka yang merupakan anak ke-5 dari Almarhum. Usianya memang tidak lagi muda, sekitar 70-an, namun memorinya masih sangat kuat, apalagi tentang ayahnya.
Cerita diawali saat Irfan berumur 5 tahun hingga sang Ayah menutup mata dan pergi selama-lamanya. Ia pun menceritakan sangat detail saat-saat Buya menghembuskan napas terakhir. Di dalam buku ini kita akan memandang Buya sebagai manusia, suami, pemimpin, guru, dan sosok teladan bagi keluarga dan masyarakat.
Buku Ayah Kisah Buya Hamka
Tak banyak orang tahu, bahwa Buya Hamka yang lahir di Maninjau pada tanggal 17 Februari 1908 adalah anak dari orang tua yang broken home. Masa kecilnya harus dilewati dengan berpindah-pindah. Pernah juga ia mengalami sakit cacar di seluruh tubuh. Bekas-bekas luka cacar di muka membuat saudara dan temannya di kampung menghinanya habis-habisan karena fisik yang buruk.
Pengalaman hidup membuatnya menjadi lebih tegar. Kesenangannya membaca membawanya untuk menuntut ilmu di tanah Jawa. Pendidikan yang tidak terlalu tinggi membuatnya ditolak di sekolah-sekolah saat ia melamar menjadi guru. Namun kegigihannya belajar membuatnya berkelana dari tanah Jawa hingga ke Mekkah. Dan akhirnya ia menerima gelar Honoris Causa dari Al-Azhar University Cairo serta menulis sebanyak 118 artikel dan buku (sastra islam, filosofi-sosial, roman, tasawuf, sejarah, biografi).
Banyak kisah lainnya tentang Buya Hamka yang menarik untuk dibaca, seperti kisah Buya yang menolak tawaran menjadi menteri dan duta besar, caranya menghadapi fitnah oleh pemerintah, dan kisah-kisah seru lainnya yang mungkin tidak akan pernah kita dengar selain dari orang-orang terdekatnya.
Di dalam buku ini, Irfan menceritakan tidak hanya dari sudut pandangnya sendiri, namun kisah-kisah yang ia dapatkan dari keluarga lainnya. Dengan membaca buku ini, melajar dari keteladanan Buya, kita dapat berkaca diri terhadap perbuatan kita sebagai manusia di dunia. Kita juga akan merasakan hasil manis dari perjuangannya membela kebenaran untuk orang banyak, khususnya umat Islam di Indonesia.
Buku Ayah… Kisah Buya Hamka bisa diperoleh di

Senin, 17 Februari 2014

Biru...

Buku itu...,buku bersampul biru...
Buku yang menyulap hatiku menjadi biru..
Biru... warna kesukaanku....
tapi buku biru itu....berhasil membuat air mataku tak kuasa untuk kubendung lagi ,ia mengalir membasahi pipiku seiring dengan setiap kalimat yang terbaca.... buku itu berjudul biru, sesuai dengan warna covernya dan sukses menjadikan pembaca menjadi haru biru... dan yang terpenting dengan sangat sukses menjadikan pembaca menyadari betul akan nikmanya kesehatan....

Allah panjangkanlah umurku dan sehatkanlah aku selalu..agar kelak aku bisa mendampingi umi dan abiku di masa mereka sudah tak kuat lagi... di masa mereka mungkin sudah tak sehat lagi... aku ingin aku bisa merganti merawat mereka sebagaimana mereka merawatku ketika kecil..Aamiin...


plat Motor



Ini tentang aku,umar dan kantor samsat… seumur-umur aku baru kali ini kekantor samsat>_<parah abisss..,diawali dengan kejadian dimalam hari, aq dapet “ pidato “ geratis dari abi karna  Hp-ku cari gara2,,pasalnya bolak-balik abiku tlp.. gak aktiff…dan itu sering banget dialami abi saat mencoba untuk menilpun anaknya yang paling kece ini wkwkw… padahal HP—ku termaksut masih bisa dibilang baru,,tapi terkadang sering kali bikin orang jengkel setengah hidup,, orang-orang sering protes klo hp-ku sering gak aktif… padahal gak ada aku matikan,,seriusan.. batre masih full.. wawww banget lah.., singkatnya Hp-ku ini bisa langsung merubah suasana emosi seseorang jadi pengen ngebuk sesuatu.
pidato abi berisikan klo tuh HP yg bikin gara2 segera dibaca kedokter hape, ato dibawa kemana gitu.yg jelas gak bikin orang kesel..klo ditlp bisa di angkat..dan satu lagi abi bakal ke smd hari jum’at untukk ngurus perpanjangan STNK dan ahadnya mau ke bogor.
baiklah abi,anakmu yg keren ini(awas melet dan bilang prett!!)akan taat pada perintahmu , sesuai dengan arti namaku..whaaattttt??? perpanjang STNK… ya Allah, aku lupa,,,aku pengen coba ngurus perpanjangan STNK  “SENDIRI”..aku kan udah gede..sekaligus ini adalah misi untuk membuktikan bahwa aku bisa ngurus perpanjangan stnk sendiri…(halah terlalu Leb)..biasa ,,dengan modal secuil informasi letak kantor samsat dari temen.berangkatlah aku seorang diri menuju ke tempat itu.
Pas udah nyampe, udah banyak motor yang parkir..lumayan bisa nambah uang jajan ,, just kidding..^_^untuk menambah kepercayaan diri bertanyalah diriku pada seorang satpam yang sedang bawa pentongan  sambil duduk2 di posnya..” pak kalo perpanjang STNK, sayaratnya apa aja?” pak satpam itu langsung menjawab” Foto Kopi KTP” kata pak satpam tersebut..berkatalah aku dalam hati”wah Cuma itu aja,, ternyata gampang aja kok” namun ternyata kebahagiaanku hanya sesaat, pak satpam itu tiba-tiba mumbuyarkan perasaan bahagiaku dengan bertanya kepadaku” itu plat motornya kok masih 2013 sudah kena denda itu” dengan polosnya daku menjawab” yang mana pak?”…yang ditanya malah nanya balik “ kamu pake motor yang mana?” “yang B*** pink pak”…!@#$%^&*
“ itu platnya sudah lewat coba kamu liat kamu harus ganti” apahhhhh???….tujuanku kan Cuma pengen perpanjang STNK, kenapa jadi nambah-nambah urusan…HuHuHu…T_T  nyesel juga pake Tanya sama pak satpam….tapi makasih pak sudah bikin aku tambah pinter. Setelah itu aku langsung kembali ketempat dimana aku parkir motor, kuperhatikan plat motorku lamat-lamat, sampe dahiku berkerut.. Ya ALLAH (KT20** MN) ternyata sudah habis masanya…dibawahnya tertulis (10.13) bulan sepuluh taon 2013..aku pikir,,plat motor itu bakalan dipake seumur hidup,, oalah pantesan kok paklek2 yang bikin plat di pinggir jalan, masih tetap bertahan,,, ternyata baru hari ini aku menemukan jawabannya kukira angka itu tanpa makna… oh ternyata… punya makna..gini nih akibat dari tau beres dan asal pake,setelah puas aku pandangi plat motorku, mataku mulai menjelajah ke plat-plat di motor lainnya..dan ternyata pemirsa… plat-plat yang ada di motor lainnya gak ada yang udah kadaluarsa.ada yang 17,18,19..nah plat akyu.. sad mode onT_T
What must I do??balik lagi ke pak satpam,, aku bener-bener sudah siap nih kalo pak satpam bakal nambah2 urusanku.., “pak saya kan mau perpanjang STNK aja  nih jadi langsung masuk aja kan?” ade kebawah dulu ya,,sekalian ganti plat..!bertambahlah urusanku, pertama buat plat dan yang kedua perpanjang STNK.. pergilah aku menuruti bapak satpam yang baik hati tersebut, belum aja 5 langkah, aku sudah dipanggil  sama pak satpamnya” “ de’ motornya dibawa sekalian”.okelah kalobegitu..(bersambung)

Sabtu, 08 Februari 2014

Taman Hati



Alhamdulillah banget lo hari ini,, tiba-tiba  taman bunga dihatiku bunganya pada mekar, jadilah hari ini hatiku berbunga-bunga ,,, wajahku sumbirang , sampe ngalah –ngalahin cerahnya sang mentari dipagi ini(lebay>_<), bahkan dihampir sepanjang jalan bibirku menyunggingkan senyumnya yang terindah untung ada kaca penutup helm, klo gak dikirain aku orang aneh yang senyum-semyum sendiri.hari ini  kepingan puzzle  TA ku sedikit-demi sedikit mulai tersusun…Biasa,,, mengawalinya dengan semangat 45,,meskipun awalnya agak males gitu, tapi ini “DEMI”..okelah kalau begitu .lanjut….

 Aku yang sebelumnya belum pernah tau dimana lokasi   SMKN 7 Samarinda, harus nyari.. berbekal informasi sedikit dari beberapa temen,,, ditemani si Umar kuda besiku,, aku mencoba mencari keberadaan sekolah tersebut..kata temanku lewat Jl.Danau Toba, itu aja yang ku inget,, yang lainnya, gampanglah nanti,, tentunya aku mengeluarkan jurus andalan bagi orang yang tak tau jalan” nanya ke orang” hingga akhirnya kebingunganku mulai muncul, dan dari kebingungan itu rem si umar kutarik tepat didepan penjual bensin eceran.. dengan semangat si Ibu penjual bensin langsung bangkit dari duduknya begitu melihat ada motor berhenti didepan dangangan bensinnya.” Seperti para pedangang pada umumnya, berharap motorku yang saat ini berhenti tepat di depan dagangannya menjadi salah satu pembeli, tapi maaf bu aku mau Tanya…bukan beli bensin, kataku dalam hati ,tadi pagi si Kuda besiku sudah kutraktir minum ditempat langgananku..” Ibu Saya Mau Tanya SMKN 7 dimana ya?” “SMK 7? Oh, jalan Aminah Syukur mba belok ke kiri terus ketemu lampu merah lurus aja nanti ketemu lampu merah yang kedua belok ke kanan” kata ibu penjual bensin dengan semangat,,” Makasih Ya BU” aku tau mungkin ibu sedikit kecewa, tapi semoga kebaikan ibu barusan memberikan keberkahan jualan bensin ibu  ya. Setelah mengucapkan terima kasih dan salam aku segera meluncur mengikuti arahan dari ibu penjual bensin.

Gak lama kemudian,,,,setelah aku belok kanan di lampu merah kedua, mataku berbinar-binar… ini dia yang kucari…,rasanya kayak nemu sebongkah emas dan berlian..hehe..,berdebarlah jantungku… ada rasa penasaran,,”gimana sambutan dari pihak sekolah atas perjuanganku dalam menyelesaikan TA ku yang “tercinta “T_T kayaknya terpaksa banget gitu ngucapin tercintanya…>_<
Masuklah aku tentunya bareng di kuda besiku, sempet bingung mau parkir dimana, dan Ahaaa, nemu tempat yang kosong di pojok depan, tapi maksa,, jadilah aku layaknya seorang tukang parkir professional yang harus mengatur-ngatur motorku supaya di kubes(kudabesi) biasa parkir dengan sukses, damai, aman sentosa. 

Deg-degannya masih terus berlangsung sampe aku masuk ke lobby sekolah, menyampaikan maksut dan tujuanku,,, kepada seseoarang, yang saat itu sedang membaca sesuatu,, dengan sangat ramah ia memberikan arahan kepadaku. dengan sedikit arahan melangkahlah kakiku di tempat asing itu,, mana ruang guru??? Mana ruang TU???,,,kenapa pintunya pada tutupan semua,,, oalah ruannya pada ber AC,,,pertanyaan itu terjawab setelah mataku tertuju secara beruntun setelah melihat beberapa AC yang bertengger, jadi si AC itulah yang membuat pintunya tutupan. Dan aku mulai bingung cari ruang yang mau kutuju..ada siswi lewat tuh,, langsung deh ku hampirin buat nanya,,”de’ Ruang Gurunya dimana ya?” ade itu langsung menunjukan, aku lansung lanjut ke pertanyaan ke dua, “ kalo ruang TU di mana? Ia kembali menjawab pertannyaanku yang kedua.setelah mengucapkan terima kasih sampailah aku didepan pintu ruang TU,,Ya  Allah bantulah hamba-Mu ini… rasa deg-degannya semakin menjadi jadi… tanganku jadi dingin…kuketuk pintu yang terdiri dari setengah kaca dan setengah kayu itu., tak lama seorang laki-laki mungkin staf TU disana menghampiriku,  kusampaikan maksut dan tujuanku, dan dengan ramah aku dimintanya untuk masuk kesebuah ruangan yang tidak cukup besar di ruang TU itu,, lagi…kusampaikan maksut dan tujuanku… Subhanaullah Bapak itu wajahnya oriental banget.. mirip seperti orang cina, beliau ramah menyambutku… hatiku bahagia,, aku dimintanya untuk bertemu dengan wakakurikulum, Bapak Choirul Anam,nama itu kayaknya gak asing di telinga sih,,,, kayak nama temen Abiku, tapi setauku temen abiku itu sudah pindah,,Nama Choirul anam kan bukan untuk satu orang aja, itu nama sejuta umat… karena Bapaknya masih ngajar jadilah aku menunggu Beliau sambil duduk, kubaca buku novel yang sudah kubawa. Tak lama kemudian,, Bapak itu datang… Alhamdulillah… Bapak itu ramah^_^ aku kembali bahagia….Insya Allah tgl 15  aku siap menyebar angket…




Selasa, 04 Februari 2014

Serial Cinta


Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.

Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenanng. Demikianlah cinta. Ia ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuatan besar.

Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunnggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada. Seperti itulah cinta.

Bukun ini memuat kumpulan tulisan Anis Matta pada rubrik serial cinta yang pernah dimuat di majalah Tarbawi.(less)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.maratulmutiah.blogspot.com
HAiiiiiii