Kamis, 28 Juni 2012

LTT....Yeeeeeeee

 waktu wisata kuliner di GOR SEMPAJA SAMARINDA.." SOTO BANJAR NYAMAN BANAR" BANAR2 NYAMAN.... asli rame buanget kam
 2 ikhwan keccil^_^
 Memey, n' Be'em, Kakak, Salman......
 Model Dadakan.........weeee-__-
We R Family
 Umi lg narziz
 Aq dan soto banjar nyaman banar, banar2 nyaman 20 rebam seporsi..jgn salah.. ayamnya kampung, telornya bebek..hahai yummy lah... klo mw beli pas bukan hari ahad samperin aja di dpn DPW PKS SAMARINDA jl. M.Yamin..Bantu promosi siapa tau.. kapan2 dikasih gratis... hedeh.. maunya..^_^
 Umi... dan adenya... tenteq.. dan sepupuQ
 Zilauwwwww
Maap ya meh... Ketutup...Emang g tw diri bgt sich gw

Rabu, 20 Juni 2012

Wajah-Wajah Bercahaya

Wajah-wajah di hadapan saya itu tampak bercahaya. Setiap mata menyambut kedatangan kami dengan penuh persahabatan.

"How are you brother?", "How is life?", "Bagaimana keimanan anda hari ini?", "Bagaimana keadaan keluarga, pekerjaaan dan lingkungan anda?".

Pertanyaan-pertanyaan tulus tersebut sangat menyejukan. Berkhasiat bagai multivitamin, yang efektif meredakan kepenatan jiwa setelah satu pekan beraktivitas. Ditambah dengan percakapan yang ramah tanpa intrik. Sungguh, sebuah perkumpulan yang meneduhkan hati.

Setidaknya kesan itu yang saya tangkap, saat memenuhi undangan seorang sahabat, untuk menghadiri pengajian rutinnya di suatu sudut kota Rotterdam. Dalam hingar-bingar kota yang menjanjikan mimpi dan kemewahan, pengajian itu justru menawarkan ketentraman dengan cara yang lebih elegan. Rutinitas duniawi yang menjadi nyawa kota pelabuhan terbesar di Eropa itu, tidak mampu menganggu kekhusyuan mereka untuk mencari ilmu agama.

Saya tergugah oleh kecerahan spiritual yang dipancarkan sahabat-sahabat baru saya tersebut. Majlis dzikir itu mampu menyegarkan ruhiyah, bak oase di padang pasir. Dalam ganasnya persaingan hidup di negara sekuler, saya terhibur oleh suasana persaudaraan yang begitu hebat. Padahal, mereka bukanlah siapa-siapa bagi saya. Mereka bukan kerabat dekat. Bahkan, bukan saudara sebangsa. Para pemilik lisan-lisan, yang selalu bertasbih itu, tampak beragam. Nuansa internasional sungguh terasa disana. Selain muslim Eropa, terlihat juga wajah-wajah Afrika, Asia Tengah dan tentu ada tampang melayu seperti saya. Ikatan ukhuwah yang mereka tawarkan sungguh mengusik hati. "Kok ukhuwah seperti ini, mulai sulit saya dapati di negeri sendiri".

Berbagai pengajian yang sama-sama mengaku mengejar ridho dan cinta Rabb mereka, terlihat tidak sinergis. Ormas Islam yang memiliki massa puluhan juta, sepertinya tak pernah akur. Dalam Pemilu 2004 lalu misalnya, partai yang ber-label Islam terlihat berjalan sendiri-sendiri dengan agenda dan kepentingan mereka masing-masing. Wajar jika partai Islam menjadi kurang diminati. "Bagaimana mungkin kita akan mempercayai partai politik yang sudah terjerat nafsu berkuasa dan mengusung kepentingan mereka saja, tanpa pernah mau mengalah untuk kesatuan umat", demikian komentar seorang rekan yang galau dengan kecilnya perolehan suara partai Islam dalam pemilu kemarin.

Seorang sahabat yang lain, juga kesal dengan pertikaian yang mewabah di kalangan elit organisasi islam. "Apakah ini sunah dalam perjuangan? Apakah kumpulan-kumpulan yang berserakan itu akan mengundang pertolongan-Nya".

Sepertinya, rekan saya itu benar. Allah lebih mencintai perjuangan dari hamba-Nya yang bersatu-padu. "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (Ash-Shaff [61:4]).

Bukankah, tali ukhuwah harus lebih ditinggikan diatas kepentingan politik dan fanatisme golongan. "Seorang mu'min dengan mu'min lainnya seperti satu bangunan yang tersusun rapi, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain." (HR Bukhari). Dalam hadist yang senada, Rasul Saw berpesan, "Perumpamaan kaum mu'minin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan menaruh rasa simpati, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut sakit juga, dengan demam dan tidak bisa tidur".

Sayangnya, "manajemen perbedaan" kita masih semrawut. Perbedaan yang semestinya menjadi rahmat, malah menjadi perangkap. Konflik dianggap sebagai harga mati dari sebuah perbedaan. Dengan alasan itu, sah-sah saja kalau dua saudara tidak berteguran karena beda partai. Dengan alasan yang sama, wajar saja, bila persahabatan merengang karena beda pengajian. Dalam konteks serupa, "anak gaul" cenderung menjauh dari "anak ngaji". Sebagaimana generasi bapak mereka yang sudah terpisah oleh dikotomi "kaum abangan versus santri".

Terlepas dari perbedaan budaya dan fikrah. Sebenarnya, pertikaian-pertikaian tersebut tidak perlu terjadi. Yang sangat disayangkan adalah fakta bahwa perselisihan umat itu justru menjadi warisan turun-temurun. Perselisihan terkesan seperti "dipelihara". Perbedaan antar Ormas; misalnya NU-Muhammadiyah, selalu menjadi komoditas politik para elit negeri. Sementara itu, polemik antar pengajian yang berbeda aliran, sengaja dilestarikan agar umat ini tak pernah hidup rukun, agar bangsa ini tidak sempat duduk bermufakat.

Oki Omuraza. omurazza at yahoo dot com. TU Delft, The Netherlands

Sumber: eramuslim

Terkadang

Terkadang kuinginkan
yang hilang
kan terulang

Terkadang kumau
yang pergi
tuk kembali

Terkadang kuberharap
yang duka
sirna selamanya

Terkadang kubercita
dalam hampa
tanpa kerja

Terkadang kusesali
yang terjadi
menimpa diri

Terkadang kuramaikan suasana
dengan canda tawa
penghapus lara

Terkadang kusunyikan suasana
dalam kebersamaan
dengan kesendirian

Terkadang kutergoda
dan terlena
dalam tipu daya

Terkadang kutancapkan cita
agar berbunga
namun tak kuasa


PujanggA

Ya Allah, Kenalkan Aku dengan Diriku

Di antara ciri-ciri kebahagiaan dan kemenangan seorang hamba adalah: Bila ilmu pengetahuannya bertambah, bertambah pula kerendahan hati dan kasih sayangnya. Setiap bertambah amal-amal shalih yang dilakukannya, bertambah pula rasa takut dan kehati-hatiannya dalam menjalankan perintah Allah. Semakin bertambah usianya, semakin berkuranglah ambisi-ambisi keduniaannya. Ketika bertambah hartanya, bertambahpula kedermawanan dan pemberiannya pada sesama. Jika bertambah tinggi kemampuan dna kedudukannya, bertambahlah kedekatannya pada manusia dan semakin rendah hati pada mereka.

Sebaliknya, ciri-ciri kecelakaan seseorang adalah: Jika bertambah ilmu pengetahuannya, bertambah kesombongannya. Setiap bertambah amalnya, bertambah kebanggaannya pada diri sendiri dan penghinaannya pada orang lain. Bila semakin bertambah kemampuan dan kedudukannya semakin bertambah pula kesombongannya. (Ibnul Qayyim, Al Fawaid)

Saudaraku,
Suasana apa yang terekam dalam jiwa kita saat membaca kalimat-kalimat di atas? Bilakah kita berada dalam daftar orang-orang yang berbahagia dan menang? Atau, celaka? Smoga Allah swt membimbing hati dan langkah kita untuk tetap memiliki karakter orang-orang yang berbahagia dan menang. Semoga Allah menjauhkan hati dan langkah kita dari karakter orang-orang yang terpedaya oleh ilmu, amal dan kemampuannya. Amiin.

Saudaraku,
Di antara manfaat lain yang bisa kita petik dari petuah Ibnul Qayyim itu adalah, kedalaman ilmunya tentang lintasan dan perasaan-perasaan jiwa. Ibnul Qayyim yang banyak berguru pada Imam Ibnu Taimiyyah itu, berhasil mengenali karakter jiwa kemanusiaannya, sampai ia pun kemudian banyak mengeluarkan nasihat-nasihat yangmaknanya sangat dalam dan menyentuh tentang jiwa.

Saudaraku,
Mengenali diri memang penting. “Man arafa nafsahu, arofa Rabbahu,” orang yang mengenal dirinya, akan mengenal Tuhannya. Begitu kata Ali radhiallahu anhu. Rasulullah saw juda mengajakrkan kita untuk lebih banyak bercermin dan mengevaluasi diri sendiri, ketimbang bercermin dan mengevaluasi orang lain. Orang yang sibuk oleh aib dan kekurangannya, kata Rasulullah lebih beruntung, ketimbang orang yang sibuk dengan kekurangan orang lain.

Dan memang, manfaat menjalani nasihat Rasulullah ini adalah seperti dikatakan oleh Ibnul Qayyim, “Barangsiapa yang mengnal dirinya, ia akan sibuk untuk memperbaiki diri daripada sibuk mencari-cari aib dan kesalahan orang lain.”

Saudaraku, genggam erat-erat tali keimanan kita, Kenalilah diri. Pahami kebiasaannya. Rasakan setiap getarannya. Lalu berhati-hati dan kontrollah kemauan dan kecenderungannya. Waspadai kekurangannya dan manfaatkan kelebihannya. Berdoalah pada Allah agar Ia menyingkapkan ilmu-Nya tentang diri kita. Sebagaimana senandung do’a yang dilantunkan Yusuf bin Asbath, murid Sofyan Ats Tsauri, “Allahumma arrifnii nafsii….” Ya Allah kenalkanlah aku dengan diriku sendiri….


Muhammad Nursani


Dipetik dari rubrik Ruhaniyat, Majalah Islam Tarbawi, edisi 20 th.2

Gw hari ini


Aaaaaaaaaaa... Apaan coba pake teriak2 segala.... galau... gubrak.. astagfirullah.. harusnya bersyukur karna ujuan tinggal 1 mata kuliah.. Alhamdulillah... But si suatu keadaan lain... !@#$%^&*()(*&.. Gerrrrrr... Inga2 jgn berputus asa dari rahmat Allah... iya sich.. tp kenapa belakangan jadi kadang ingat kadang forget..Huft... lebay... -__-Umi... please... cepetan kesini mi.. aq peeennngen cerita something gitu... tapi lah knp tiba2 jadi ragu bwt cerita ya??? Aneh bin ajaib...Yah sampailah pada sebuah initi dai hari ini disamping rasa syukurQ..aku juga mengalami bete tingkat tinggi... emosi lbih sering naik...mw nangis.... huaaaa....... dasar cengeng banget ..gaje..

Aq dan Dia...Dia... Si Kembar.. ^_^

 saat di MAF bada sholat asar...pas camdigq q w.. n masih ad sisa batre... jadilah... cahaya klip2 bertebaran...hahahai..Bersama si Ngijum,,, alis Sp,,, alias sikembar..alias J-U-M-A-R-N-I
 Kue BotE2

 eEEENDONG....
 ceritanya ngijum kasih aq kue.. makasih ngijum








karena enak.. aku minta lagi dech hahahahah

Jumat, 15 Juni 2012

Aku Jatuh Cinta




Allah,kenapa perasaan fitrah yg ada padaq membuatku jusrtu secara pelahan mengikis hubunganq dengan-Mu?, yg aku pengen justru sebalinya, perasaaan itu harusnya membuatku selalu ingat dan dekat dengan-Mu. Bantu aku untuk menghapus bayangnya, bantu aq untuk bisa menetralkan kembali diriq, mungkin saja setan telah memengankan pertarungan kali ini. Tapi aku akan berusaha untuk membalasnya,,terima kasih Allah Engkau telah menegurku melalui surat cinta-Mu,atas apa yg ingin kulakukan. Jika ia sudah terdelete bantu aju lagi Allah untuk menjadikan sosok dirinya enajdi sama seperti seseoarang yg biasa kukenal. Amin...

Kamis, 14 Juni 2012

Aq dan Pulkam


Makasih ya Allah engkau meberikanQ waktu yg luang untuk bisa kumpul bareng dengan keluarga di rumah, meskipun g lengkap karna nisa masih kudu bertahan di asrama, okelah gpp, yg penting kn bisa ketemuan di sekolahnya....nikmat berkumpul dengan orang –orang yg kusayangi g bisa tergantikan... Umi, umi tambah cantik mi, Abi, abi terlihat lebih tua, kulit2 abi jadi lebih banyak yang keriput, aq tau posisi dimana abi bekerja pastinya banyak negruas tenaga, waktu dan pikiran abi, dan usia Abi yg juga semakin mertambah membuat abi terlihat lebih tua dari dua bulan sebelumnya, I love You Mi, Bi.. Semoga Allah memberikan keberkahan atas keluarga kita dan rizki yg Allah telah berikan..Aq jadi bisa ngobrol banyak sama umi... apa aja yg pengen aku ceritaan aku ceritaan... oh ya mi sop kimblonya enak mi. Yummy deh..^_^Luthfi ikhwan imut, semakin pinter gambar dan kosa katanya yg segudang, hahahhah, waktu aku pulang dia ngajak aku buat liat “ dunianya” aku kan bingung tu, apaan coba yg dimaksut dengan dunianya....dan engingeng.. ternyata seabrek gambarnya,, dan dia certitakan sangat detail... lucu..^_^, memey, U masih terlihat kurusan me... Subhanaullah, makin sholehah ya ditinggal sama aq, nisa n’ amalia, yg rajin ya mey..bantu umi n’abi. Nisa yang g’ kerasa skrng udah mau menuju ke tingkatan selanjunya, kelas VIII, barokallah ya nis ujiannya lulus semua, makin pinter aja lu..., sempet ngebicaraan rencana dimana SMA yg balakan dibidik tahun depan, YPK ato VIDATRA, or.. SMAN  1 ??? hehe... kita liat aja nanti..,Amalia yg udah keliatan nyante coz udah pengumuman UN, barokallah atas kelulusannya ya, dimanapun lo keterima nantinya, itu yg terbaik bwt mu, yg pastinya Nisa n’ Amalia, kalian terlihat semakin dewasa...g’ kerasa...yah..Umi,,, Abi,,, I miss You... Again... Again... Again..

KKD----> KPSDM PUSDIMA UNMUL...Pergi dan kembalilah sebagai pejuang..!!!


MAF... (Masjid Al-Fatihah) UNMUL... Love




Kamis, 07 Juni 2012

APAazabolehhhh

g tw mw nulis apa, eh malah nulis sembarangan , sebenernya ada banyak banget ne luapan ati.... tapiiii kenapa jadi ragu bwt ngeshare ya??? mending g' usah aja dech klo ragu...yeeeeeeee, g kerasa bentar lagi udh mw rhomadon, ya Allah semoga kita seua bisa ketemu sama bulan itu lagi .. Amin.. padahal aq ngerasanya barusan kemarin so boy masuk UGD karna kepalanya bocor kayak anak-anak di pakestin gitu... darahnya ngucur deres, Yah Alhamdulilahnya gpp, yg lebih dasayat lagi umiQ sampe keram gendong si boy, yg beraattt banget... eh, anggak ding ... >_< yah tapi lumayan berat lah... sampe keram gitu....Umi is my hero... Pasang NSP ramadan tiba.........daghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Rabu, 06 Juni 2012

PSWF again... Ye...

With Bubuhan banggris n' Fekon..
Aq,Nurul San,
Mb Ana,Mb Imah,Mb Tika,Mba Kokom
Mb Yulia, Mb Aita, Mba endang, N' Mba Asa
 Bnaggris bersatu
















Me,n' Campus

 With Mr. Drs.H.Eddy Subandrijo,M.Pd
 Lap.PGSD

HImaAA






 gw, bukan promosi
 ProdiQ... Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Mulawarman Tercinta
Di dalemnya
Mading BK

Gd.Baruuuu

Dosen ...^_^With.Ibu Rury Muslifar,S.Pd,M.Pd
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.maratulmutiah.blogspot.com
HAiiiiiii