Selasa, 31 Januari 2012

memoriam Ust..Nurhuda Trisula

http://www.islamedia.web.id/2012/01/in-memoriam-muharik-dakwah-ustadz.html
 

Islamedia - ‘Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, telah berpulang Ust. Nurhuda Trisula pg ini, Sabtu 28 Jan jam 04.45 di RS, sebarkan’.
 

Track perjalanan aktivitas beliau yang membuat kami semua kehilangan. Ustadz, selamat jalan. Tidak ada yang lain, hanya salut yang amat tinggi & iri melihat kehidupan ustadz yang istiqomah hingga akhir. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.. Ada tempat yang mulia untuk sang Ustadz...
“Karakter ‘Arkanul Bai’at”

Semua yang mengenal Ustadz Nurhuda Trisula pasti sangat tahu bagaimana karakternya dalam da’wah, akhlaknya dengan sesama dan prinsipnya dalam hidup. Bahkan saat almarhum dalam keadaan sakit menahun pun, karakter, akhlak dan prinsip itu tak ikut luntur menghilang bersama lemah fisiknya. Bahkan di akhir-akhir hayatnya, beliau masih tetap meneladankan keseriusan dan pengorbanan fisik dan pikirannya kepada da’wah yang tiada terkira.

Dalam bulan-bulan terakhir, beberapa kali aku mendengar curhat dari beliau langsung tentang kegusaran istrinya akibat “keras-kepala” nya. Bagaimana Mba Win melarang untuk mengurangi aktifitas beliau, karena tanda-tanda stroke kedua yang kemungkinan mendekat. Sampai-sampai Mba Win pernah sms -sebagai bentuk gugatan kasih sayang- kepada beliau dan beliau ceritakan kepadaku; “aku telah menjadi istri yang gagal karena tidak mampu melarang suami untuk istirahat”. Beliau tidak pernah menanggapi dengan melankolis.


Ikhwah di DPW juga sering menutup-nutupi jadwal rapat demi keinginan seluruh ikhwah untuk tidak melibatkan beliau, karena melihat kondisi fisik beliau. Tapi beliau selalu menemukan cara dengan mencari tahu jadwal rapat dan memaksa ikut, memberikan kontribusi pemikiran dan solusi paling banyak dan paling sering mengarahkan seluruh ikhwah tentang langkah-langkah yang harus diambil berkaitan dengan strategi da’wah.


Hari Rabu, empat hari sebelum beliau tak sadarkan diri, aku masih di rumahnya dari jam 7 pagi hingga jam setengah 12. Aku masih membuat bahan presentasi untuk disampaikan beliau kepada BPH DPW. Diantara wajah letih beliau, beliau masih mau mendengarkan paparanku. Di sela-sela paparanku, beliau sempat berkata; “akh, saya lihat antum seperti berputar-putar badannya lho”. Aku langsung kaget dan menghentikan pembicaraan. Kataku; “Ustadz, kita stop dulu ya. Besok bisa kita lanjutkan. Antum istirahat dulu”. Tapi dengan tegas beliau mengatakan; “Tidak usah akh. Antum lanjutkan saja. Saya bisa mendengarkan sambil berbaring”.


Setengah jam kemudian, saat aku masih menjelaskan, beliau memotong dengan muka gusar; “akh, tangan saya dan kaki saya sebelah kanan tidak bisa digerakkan nih. Dari kemarin seperti ini”. Aku langsung cemas dan berkata; “Ustadz, kita stop dulu ya”. Beliau menjawab dengan tersenyum; “Tidak usah. Selesaikan saja. Santai akh”. Aku membatin, bagaimana bisa aku santai mendengar kondisinya. Akhirnya aku percepat presentasi dan mengcopy bahan presentasi itu ke flashdisk beliau. Saat aku diam begitu lama, sambil berbaring beliau berkata; “Akh, dua hari ini saya mengalami disorientasi. Jadi, saya bangun pagi dan tiba-tiba bingung mau ngapain. Saya bisa mengalami kebingungan hingga berjam-jam. Kata dokter, kalau kita disorientasi seperti itu, biasanya mau stroke yang kedua lho, dan itu alamat delapan puluh persen saya wafat”.


Beliau berkata seperti itu tanpa beban. Tanpa ketakutan. Tetap tenang dan sambil tertawa !. Aku saja yang mendengarnya begitu cemas. Waktu aku pulang, aku sempat berpesan; “syaikh, kalau boleh nyaranin, sebaiknya banyak istirahat”. Dan aku yakin, pesanku tak akan digubrisnya. Karena dia sudah menjadwalkan akan ke DPW seharian ini, ke Bontang esok harinya, ke DPP pada hari Jum’at dan ke Jakarta lagi untuk mengatarkan Adzkiya pada hari Ahad. Begitulah beliau dengan keteguhan dan sikap tak mau dikasihani-nya. Jika beliau bisa melakukan sendiri, buat apa minta bantuan yang lain katanya.


Kenangan tentang keteguhan beliau kerja keras beliau hingga wafat di jalan Allah juga di rasakan oleh sahabat-sahabat dekatnya. Ustadz Haris pernah jalan berdua bersamaku waktu ada acara Partai di Jakarta setahun yang lalu. Dan beliau dengan sangat gamblang menceritakan tentang Ustadz Nurhuda; “antum harus contoh Ustadz Nurhuda akh. Tentang obsesinya dalam da’wah, tentang komitmennya yang tiada pernah patah. Jangan pernah menyerah dengan masalah-masalah”. Kata-katanya membuatku tersenyum malu.


Saat aku bertandang ke rumah seorang ustadz yang sealmamater dengan beliau, setengah tahun lalu, Ustadz tersebut menceritakan bahwa dengan keteladanan akhlaknya, Ustadz Nurhuda menjadi orang yang bisa menengahi berbagai masalah di kalangan ikhwah di berbagai daerah. Saat ada konflik dan perbedaan pendapat, beliaulah orang yang didepan dua kelompok yang berselisih tersebut yang bisa menyatukan pandangan-pandangan ekstrim dan merangkumnya dalam sikap moderat dialiri kasih sayang dan persaudaraan


Orangtua Bang Icha, Ustadz Andre dan seluruh keluarganya, telah menganggap Ustadz Nurhuda adalah bagian dari anak dan saudaranya, karena mereka sangat lama berinteraksi dan memetik kebaikan, ketulusan, kasih sayang dan kuatnya ikatan persaudaraan dari Ustadz Nurhuda saat-saat da’wah ini di buka di Kalimantan Timur, dimana Bang Icha dan Ustadz Nurhuda berjibaku untuk pertamakali.


Beberapa saat setelah wafatnya Ustadz Nurhuda, saat Ustadz Zainal Haq masuk ke ruangan ICU sekitar pukul tujuh bersama Ustadz Hadi Mulyadi, beliau dengan suara terbata-bata menahan tangis menegaskan bahwa Ustadz Nurhuda adalah orang yang paling layak diteladani oleh seluruh ikhwah. Saat Ustadz Hadi Mulyadi memberi kata sambutan tentang kebaikan-kebaikan almarhum, beliau mengatakan, ; “Semua yang pernah mengenal almarhum, pasti kagum dengan kesungguhannya pada da’wah dan jama’ah. Dan harus diakui bahwa beliaulah yang merintis da’wah di Kalimantan, dan dengan segala kesungguhannya, kita menjadi orang-orang yang berdiri di jama’ah ini”.


Beberapa kali Ustadz Masykur juga pernah mengeluh kepadaku tentang Ustadz Nurhuda; “Memang akh, kalau mau belajar politik da’wah dan strateginya kita harus belajar kepada Ustadz Nurhuda. Tapi ya itu akh, semua mau dipikirkan dengan sangat serius. Beliau selalu ingin terlibat dan meng-eksekusi keputusan besar jama’ah. Padahal kan kita kasihan sama fisiknya. Takut ada apa-apa”. Di lain waktu, saat pidato pelepasan jenazah, beliau juga menegaskan bahwa; “semua ikhwah yang ada di Kalimantan, terutama Kalimantan Timur adalah murid-muridnya. Karena sebab almarhum dan izin Allah-lah, saya dan seluruh ikhwah mendapatkan hidayah Allah. Saya akui bahwa saya murid almarhum. Semua murid almarhum. Satu hal yang wajib kita lakukan adalah mencontoh semua kebaikannya”.


“Almarhum adalah ‘Arkanul Bai’at yang berjalan di antara kita. Kita tidak pernah meragukan pengorbanannya dalam da’wah ini. Kita begitu mengagumi keikhlasannya dalam jalan da’wah ini. Waktu menjadi anggota DPRD, beliau sampai memberikan duapertiga pendapatannya untuk da’wah dan sepertiganya untuk keluarga. Itupun masih terpotong untuk aktivitas da’wah sehari-hari. Bahkan almarhum pernah bercerita kepada saya bahwa almarhum hanya menyisahkan limaratus ribu untuk Bu Win dan anak-anak. Betapa kita sulit menemukan orang-orang seperti beliau. Kita wajib mengikuti jejak beliau, meneladani dan meneruskan apa yang menjadi cita-cita beliau”.


Begitulah beliau di mata sahabat dan kawan seiring perjuangan. Aku sendiri telah banyak menulis kenangan indah baik saat kami berdua mengunjungi kota lain, duduk berdua, atau bersama-sama saudaraku yang lain. Kurangkum sebagian kenanganku dalam sebuah tulisan pesan nan indah di hatiku. Dan sebagian kutuliskan untuk saudaraku yang lain, di
“Penakluk Ribuan Hati”.
“Waktu Perpisahan”

Aku akan menceritakan hari dan detik terakhir per-pisah-an beliau dengan kita semua; saudara-saudara terdekatnya. Aku merasa punya kewajiban menceritakan hari-hari terakhirnya, karena secara fisik, akulah orang yang paling dekat dengan almarhum di detik-detik keberangkatan menuju perjalanan abadi.

Kamis, 26 Januari pukul 18.00


Aku mendapat telpon dari Ust. Bambang Sutrisno, bahwa Ust. Nurhuda Trisula berada dalam kondisi kritis. Bersama Ustadz Masykur, beliau juga mengabarkan akan ke RS. Siloam. Aku menyambut dengan berinisiatif bersama akh Riawan menyewa mobil dan berangkat ke Balikpapan.


Di perjalanan, aku masih berdo’a dan berharap kesembuhan beliau, karena hari Ahad (22/1/2012) saat aku bersama Ust. Masykur menginap menjaga beliau, setelah bersama-sama pulang dari Jakarta, Ust. Nurhuda masih bisa batuk, menggerakkan tangan dan masih merespon kaki-nya waktu kami berdua membersihkan badannya dibantu seorang suster. Walaupun memang, tingkat kesadarannya hanya sekitar 3 sampai 4 dari skala 1 sampai 15.


Saat hari Ahad itu, kami berdua, aku dan Ust. Masykur cukup lama masuk ke dalam ruangan, Ust. Masykur sempat berkata dan mencandai Ust. Nurhuda; “Pak Nur, ayo bangun, cepetan sehat, ada saya sama BP nih”. Aku ketawa dan menangis bersamaan.


Kamis, 26 Januari, Pukul 20.30


Aku bersama Ust. Masykur, Ust. Bambang Sutrisno dikumpulkan oleh Dokter Damayanti. Kata-kata yang kuingat adalah; “Bapak-Bapak, kami dari jajaran RS. Siloam, mau menyampaikan agar semua keluarga bersiap-siap. Kami akan maksimal membantu Pak Nurhuda, dengan sekuat kemampuan kami”. Ustadz Masykur menekankan bahwa kami diberi keleluasan waktu menjenguk, terutama pada saat kritis. Dokter mengiyakan. Dalam catatanku, Ustadz Nurhuda mengalami masa kritis hingga 7 kali.


Jum’at, 27 Januari, pukul 10.50


Aku menerima sms dobel dari dua handphone istriku. Kata-katanya kutampilkan utuh;


“Td malam umi mimpi ketemu pak nur yah, beliau sehat,trus bagi2 apa gitu…semua yg liat kaget..:(“.


Aku menganggap itu hanya bentuk rasa kangen istriku dan kami sekeluarga kepada beliau. Aku juga sering bermimpi duduk berdua dengan beliau di sebuah taman. Tapi itu kuanggap biasa.


Jum’at 27 Januari 2012. pukul 17.00


Aku mendapati belasan ummahat berkumpul di ruang tunggu. Kulihat juga Ustadz-ustadz masyaikh da’wah Kaltim berkumpul. Ustadz Hadi, Ustadz Zainal, Ustadz Haris, Ustadz Icha, Ustadz Syukri, Ustadz Hasanuddin dan lainnya. Semua bercerita panjang lebar tentang kisah masa lalu. Semua seperti ingin memberikan ucapan perpisahan.


Jum’at 27 Januari 2012. pukul 22.00


Dokter memeriksa Ust. Nurhuda. Kata dokter, keadaanya baik dan stabil. Kami semua lega. Semua ustadz bergiliran pamit pulang.


Jum’at 27 Januari 2012. pukul 23.00


Ust. Masykur Sarmian, Ust. Bambang Sutrisno, aku dan tiga orang ikhwah Kepanduan turun ke ruang lobby. Di luar kaca ruangan kulihat, ikhwah Kepanduan hilir mudik masuk Rumah Sakit. Jumlahnya puluhan orang. Tumben sebanyak ini, dalam hatiku. Kami yang di lobby sempat menonton berita buruh yang memblokir jalan tol. Aku menyempatkan membaca buku dan tilawah QS Al-Imron.


Sabtu, 28 Januari, pukul 2.00


Ust. Bambang Sutrisno gelisah dan bangun menuju mushola. Aku masih berbaring dengan gelisah.


Sabtu, 28 Januari, pukul 3.00


Ust. Masykur juga gelisah dan bangun untuk qiyam. Beliau sempat mengajakku, tapi aku bilang, aku qiyamullail jam 4 saja, sekalian melanjutkan Subuh baru tidur di Mushola.


Sabtu, 28 Januari, pukul 3.45


Aku menuju mushola Rumah Sakit di lantai 1 dan mendapati Ust. Masykur sholat. Bacaan dikeraskan tapi terdengar tidak tenang. Beberapa kali beliau terbata-bata melafalkan ayat-ayat Allah. Aku mendengar penuturannya di depan Ustadz Haris dan Bang Icha sekitar jam 8 kurang di pagi wafat almarhum, bahwa saat qiyam, beliau seperti mendengar gemuruh guntur dan angin kencang bersahutan.


Setelah qiyam, beliau berbaring setengah tertidur sambil menunggu waktu subuh.


Sabtu, 28 Januari, pukul 4.10


Aku tafakkur duduk di Mushola, seorang al-akh anggota Kepanduan dari Balikpapan membangunkan Ust. Masykur. Aku larang, karena aku tahu beliau letih.


Al-akh itu mengatakan; Ust. Nurhuda kritis. Aku meloncat, lari ke lift. Aku pesan; tolong ceritakan semua ke Ust. Masykur. Aku duluan menuju ruang ICU


Sabtu, 28 Januari, pukul 4.13


Di ruangan, seorang perawat sudah duduk di atas bangsal dan memompa jantung Ust. Nurhuda.


Aku masuk di antara barisan 5 perawat yang mengelilingi. Ust. Bambang Sutrisno sudah duluan berdiri dan menangis membaca talqin. Ust. Masykur masuk 5 menit kemudian. Akh Sandy Ardian menunggu di ruang sela ICU. Kami semua membaca talqin. Bersahut-sahutan.


Sabtu, 28 Januari, pukul 4.32


Detak jantung sudah berkisar 47 dan 48. Tiga kali jantungnya berhenti. Berganti-ganti perawat naik ke pembaringan dan memompa jantung Ust. Nurhuda. Mereka sungguh-sungguh berjuang.


Aku pegang kaki Ust. Nurhuda. Dingin. Aku setengah memaksa meminta perawat yang berdiri dekat kepala untuk pindah.


Kupeluk kepalanya dan kubacakan talqin tak pernah berhenti. Aku menangis keras. Ust. Masykur melarangku. “Jangan menangis. Teruslah membaca talqin” katanya. Tapi beliau menangis juga. Beliau mengeraskan juga bacaan talqin.


Sabtu, 28 Januari, pukul 4.44


Di monitor, detak jantung sudah berkisar 33. Catatan monitor jantung sudah tidak berdetak. Hilang dan muncul hingga tiga kali. Dokter memberikan suntikan pemacu jantung. Beliau saqaratul maut. Aku bacakan talqin keras-keras di telinganya. Ust. Masykur masih menggosok-gosok kaki beliau. Harapan masih menggumpal.


Sabtu, 28 Januari, pukul 4.45


Dokter berhenti setelah melihat monitor. Print out catatan terakhir alat vitalnya di lihat. Sambil melihat kami bertiga, dokter mengucapkan “Innalillah..”. Dan seterusnya aku tak mendengar lagi. Yang kudengar hanya hening. Aku peluk beliau begitu erat. Airmataku menetes di pipinya. Kubisikkan kata-kata terakhir; “selamat jalan syaikh. Selamat jalan ya mujahid”


Aku peluk almarhum begitu lama. Kucium keningnya. Wajahnya tenang. Almarhum tidur seperti bayi.


Berganti kemudian Ust. Masykur dan Ust. Bambang Sutrisno mencium beliau. Langit gelap di mata.


Ust. Masykur menyuruh aku menunggui almarhum. Beliau mengabarkan kepada saudara yang lain. Ust. Umar Farouk mengatur ikhwah yang berjaga dan bergiliran sholat subuh. Beliau juga mengatur penjemputan Mba Win.


Aku sendirian di ruangan. Dokter Eva menemuiku. Meminta opsi apakah diperbolehkan membersihkan selang, alat bantu dan membersihkan popok. Aku mengiyakan. Aku katakan, tolong auratnya tetap tertutup. Aku akan bantu mengganti popoknya. Biarlah ia terhormat seperti hidupnya. Wajahnya bersih. Aku menangis. Berkali-kali kucium dahi dan kubersihkan sisa-sisa kulitnya yang mengelupas di telinga.


Dokter memintaku mencarikan kain yang bisa dipakai untuk menutupi badan almarhum. Aku minta akh Sandi mengambil sarungnya dan sarungku. Semoga sarung kami menjadi penutup terindah almarhum


Sabtu, 28 Januari, pukul 5.15


Istri almarhum datang. Ibunda beliau hanya tertahan di pintu luar ruang ICU. Anaknya yang tersayang telah pergi mendahului. Ia begitu berat berdiri. Wanita shalihah berumur 82 tahun yang melahirkan sosok teladan ini hanya menangis sesenggukan.


Dengan menangis, Mba Win mencium dahi dan memeluk cukup lama. Kata-kata yang aku ingat; “Selamat jalan ya bi. Ilaa liqo”. Melepasnya dan menyeka air mata.


Tak pernah kulihat ketegaran sebesar itu untuk sebuah kehilangan separuh jiwa. Ia mungkin seperti sosok seorang mujahidah da’wah abad ini yang ketika mendengar suaminya ditembak, ia berkata; “alhamdulillah, ia sudah bersenang-senang di syurga-Nya”.


Kami sholat subuh dalam hening dan tangis. Kulihat dua perempuan karang itu berpelukan. Aku menangis. Ust. Masykur menangis. Semua yang ada di mushola menangis.


Setelah shalat, kami merapatkan tempat pemakaman, menjemput Adzkiya dan Naufal. Kulihat wajah almarhum melekat di keduanya. Ya Allah, betapa berat cobaan keponakanku.


Sabtu 28 Januari 2012 pukul 7.05


Ustadz Hadi Mulyadi datang bersama Ustadz Zainal Haq. Ustadz Hadi memeluk Ustadz Masykur. Mereka berdua menangis. Ustadz Zainal berdiri di samping almarhum. Beliau dengan bergetar dan terbata-bata menangis berkata. Kemungkinan, kata-katanya seperti ini; “kalau ingin melihat seorang mujahid teladan, lihatlah orang ini”. Beliau tak tahan untuk tak menangis.


Sabtu 28 Januari 2012 pukul 7.17


Setelah keputusan final mengebumikan almarhum di Samarinda, jenazah dibawa ke parkiran belakang. Kami berebut ingin mengangkat ke tandu. Di parkiran berkumpul puluhan kader Balikpapan. Ustadz Masykur dan Ustadz Hadi bergantian memberi kata sambutan sebelum keberangkatan menuju Samarinda.


Sabtu 28 Januari 2012 pukul 7.23


Aku di tugaskan menemani almarhum di mobil ambulans. Aku mendampingi sopir ambulans menuju Samarinda. Kulihat wajah empat anggota Kepanduan yang duduk di kanan kiri jenazah almarhum. Mereka bersedih tapi gurat kebanggaan terlihat jelas di muka mereka. Mereka bangga karena mengiringi perjalanan seorang shalih yang banyak memberi pengaruh pada alam jiwa nan tangguh di hidup mereka


Sabtu 28 Januari 2012 pukul 9.50


Hujan mengguyur saat mobil masuk ke Samarinda. Akh Karjono dan Akh Teguh Widodo menjemput di sekitaran Samarinda Seberang. Ikhwah Samarinda telah mempersiapkan penyambutan di rumah almarhum. Siapa yang tidak berbangga menyambut dan menyiapkan perjalanan seorang mujahid?.


Detik-detik menuju jalan depan rumahnya adalah detik penuh haru. Waktu jenazah dibuka, aku katakan bahwa jenazahnya hanya ditutupi jarik. Tolong jaga kehormatannya kataku. Beberapa al-akh berteriak “Allahu Akbar”. Allah Maha Besar kasih sayangnya pada almarhum.


Sabtu 28 Januari 2012 antara pukul

10.30-18.17

Prosesi memandikan, mengkafani dan shalat jana’iz di lakukan. Beberapa saudara terdekatnya memandikan. Semua ingin mengambil bagian dalam semua prosesi. Inilah bentuk cinta kami. Inilah bentuk cinta kami.


Beberapa koleganya datang. Tokoh-tokoh politik juga datang. Beberapa berbisik tentang kebaikan hidupnya. Siapa yang tidak terpesona dengan keteguhan, kelembutan dan kebaikannya?. Ia disegani sekaligus disayangi orang-orang. Semua orang merasa dekat.


Ikhwah berdatangan dari berbagai daerah. Bahkan unsur Wilda dan DPP juga datang dengan antusias. Ikhwah yang berdiam di Masjid Darul Falihin bergerombol dan mengenang almarhum. Sebagian terisak, sebagian menyembab, sebagian menceritakan kisah-kisah lucu bersama almarhum.


Saat Shalat Jana’iz di lakukan, kulihat sepintas di belakang. Semua berdiri dengan gurat kesedihan dan kebanggaan beraduk-aduk.


Saat sambutan keberangkatan dari Ustadz Masykur, aku mendengar gemuruh tangis.


Semua ikhwah, ibu dan anak-anak berjalan beriring mengantarkan almarhum ke kuburnya. Di hati mereka pasti terbesit pertanyaan; “akan seperti apakah kami saat menghadap Illahi?. Syahidkanlah kami ya Allah, syahidkanlah kami semua ya Allah”.


Selamat jalan guru, kakak, ayahanda, saudara kami tersayang; Ustadz Nurhuda Trisula. Engkau telah membuktikan janjimu pada Allah. Sekarang giliran kami. Ilaa liqo.


Allahu Akbar !


28-29 Januari 2012




*)sumber: milis,
pelangikalasenja.wordpress.com dan http://andafcian.wordpress.com/2012/01/28/in-memoriam-muharik-dakwah-ustadz-nurhuda-trisula/

Gw Bahagia bersama kalian..^_^

 Foto waktu liburan semester kemarin...



Core catatanQ di DIKLAT kader PUSDIMA

DIKLAT KADER PUDIMA tahun ini diadain di dua tempat,>>>>> gd. Auditorium, n SDIT CORDOVA,
Satu Kata buat DIKLAT taon ne...SERU.!!!
>>..dakwah kampus tu sebagai tempat kita belajar, entar kondisi nyatanya adalah saat kita udah terjun ke masyarakat.
>>..Senyum itu jugaaa syiar..
>>.. Berani memulai untuk melakukan sesuatu karena itulah modal yg penting
>>..Lebarkan sayap ukhuwah kepada semua kalangan
>>..Jadikan hidup loe bermakna dengan ikut serta dalam perjuangan ine..
>>..Jadilah orang yg kreatif..
Oke..Bye..^_^
Dokumentasi, belakangan ngepostnya

Senin, 30 Januari 2012

Selamat Jalan Ust.Nurhuda Trisula... : (

Sabtu, 28 Januari 2012, adalah hari yang membuatku bersemangat, coz sebentar lagi aku mw berangkat untuk ikut diklat, tapi sekaliagus hari yg kelabu, g cuma buat diriku, tapi buat semua temen2 seperjuangan, dan semua yang mengenal beliau, Siapa Beliau? Beliau adalah Ust.Nurhuda Trisula,Berita Duka itu kutau ketika aku membaca SMS dari sang guru spiritualQ, setelah itu, aku menelpon umiQ untuk memastikannya.. Innalillahiwainnailahi rojiun.., tiba - tiba ingatanQ kembali ke belasan tahun lalu,umi dan abi sering mengajaku untuk bersilaturahmi ke rumah teman -temannya, salah satunya ke rumah ust. Nurhuda, aku suka liat sungai yang ada di samping rumahnya melalui jendela rumahnya, aku ingat azkia,, n ingatanQ lainnya...terkahir aku melihat beliau ketika lebaran dua tahun lalu ketika kami silaturahmi ke salah satu teman ortuQ dan kebetulan Ust.Nurhuda n' keluarganya juga sedang ada disana,, dan sekarnag, Beliau telah tiada, kata umiQ, insya Allah beliau Syahid. Amin..semoga kita semua bisa meneruskan estafet perjuangan ini..,,,waktu itu Aq g bs datang untuk takziyah,coz ad DIKLAT,dan insya Allah sudah ada teman-teman lain yang mewakili.

Jumat, 27 Januari 2012

TUGAS DIKLAT KADER PUSDIMA TAON INE...^_^

1. Ngapalin Muwasofat kader...
  1. Salimul Aqidah
  2. Shohihul Ibadah
  3. Matinul Khuluq
  4. Qowiyyul Jismi. 
  5. Mutsaqqoful Fikri
  6. Mujahadatul Linafsihi.
  7. Harishun Ala Waqtihi. 
  8. Munazhzhamun fi Syuunihi.. 
  9. Qodirun Alal Kasbi.   
  10. Nafi’un Lighoirihi...... 
2.ngapalin... ARKANUL BAI'AT

1. Al Fahmu
Faham yang menyeluruh sebagai satu dasar pemikiran yang benar, sangatlah diperlukan. Faham tidak saja dalam bidang amal, juga dalam bidang aqidah. Faham juga merupakan suatu dasar bagi suatu amal yang benar.
Faham yang sempurna dan yang benar.

2. Ikhlas
Keikhlasan seseorang tercermin dari ucapan, tingkah laku dan kesungguhannya yang ditujukan untuk mencari keridhaan Allah dan pahala-Nya.
“ Katakanlah,’ Sesungguhnya sholatku , ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah , Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri( kepada Allah ).”(QS. Al An’am :162-163).

3. Al Amal
Seseorang yang melakukan suatu aktifitas (amal) telah terlebih dahulu mendapatkan ilmunya sehingga aktifitas tersebut berjalan sesuai dengan maksud dan arahnya. Ilmu yang dimiliki yang ditunjang oleh keikhlasan akan membuahkan amal yang baik. Adapun tingkatan amal dimulai dari memperbaiki diri sendiri, membentuk keluarga muslim, membimbing masyarakat, membebaskan tanah air dari penjajah, memperbaiki keadaan pemerintah, mempersiapkan seluruh aset di dunia untuk kemaslahatan umat dan menegakkan kepemimpinan di dunia dengan menyebarkan dakwah ke seluruh penjuru dunia.

4. Jihad
Melaksanakan jihad merupakan kewajiban yang akan terus dilaksanakan sampai akhir kiamat. Berjihad memiliki beberapa tingkatan. Pertama adalah hati yang melakukan penolakan terhadap kemungkaran. Selanjutnya adalah penolakan kemungkaran dengan lisan, tulisan dan kekuasaan. Puncaknya adalah berperang di jalan Allah.
Allah Swt berfirman :
“ Dan berjihadlah dijalan Allah dengan sebenar-benar jihad.”( QS.Al-Hajj : 78)

5. Pengorbanan (At-thadiyyah )
Untukmeraih tujuan yang diinginkan mutlak adanya suatu pengorbanan, baik jiwa, harta, waktu, kehidupan dan segala sesuatu yang dimiliki. Perjuangan selalu diikuti dengan pengorbanan.

6. Taat (At-Tha’ah )
Taat adalah melaksanakan perintah dan menjalankannya dalam berbagai kondisi yang dihadapi. Ketaatan diwajibkan dalam 3 fase dakwah, yaitu :
Ta,rif ( pengenalan )
Takwin (pembentukan )
Tanfidz (pelaksanaan )
Allah SWT berfirman :
“ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-nya dan ulil amri diantara kamu…( QS. An-Nisaa : 59 ).

7. Tsabat
Tsabat adalah senantiasa teguh dan bersungguh-sungguh di jalan yang mengantarkan kepada tujuan. Tidak mengenal jauhnya jalan dan lamanya waktu yang diperlukan hingga ia menemui Allah. Salah satu dari kedua kebaikan akan didapat, yaitu kemenangan atau mati syahid.
Allah SWt berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga ! Dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Qs. Ali Imran : 200 ).

8. At-Tajarrud
Tajarrud adalah membersihkan pola pikir dari berbagai prinsip dan pengaruh individu. Tajarrud adalah setinggi-tinggi dan selengkap-lengkap fikrah.

9. Persaudaraan
Hati dan ruhani yang terikat dengan aqidah adalah wujud dari persaudaraan yang hakiki, persaudaraabn dan persatuan membutuhkan adanya cinta kasih. Wujud cinta kasih minimal adalah kelapangan dada dan puncaknya adalah itsar (mementingkan orang lain).
Allah SWT berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al- Hujurat :10 )

10. Tsiqah
Tsiqah adalah kepercayaan yang memberikan rasa puas dari yang dipimpin terhadap yang memimpin dalam hal kepemimpinan dan keikhlasannya. Selanjutnya kepuasan ini menghasilkan rasa cinta, penghargaan, penghormatan dan ketaatan.
Allah SWT bergirman :
“Maka yang lebih baik dan utama bagi mereka adalah tanda ketaatan dan ucapan yang baik. (Qs. Muhammad : 20-21 )

3.ngapalin Visi dan Misi PUSDIMA UNMUL 

Visi dan Misi

Visi
Terwujudnya kehidupan kampus yang islami berbasis intelektualitas menuju perbaikan ummat
Misi
1. Mantapkan pembinaan serta pengoptimalan potensi dan peran kader da'wah menuju profesionalitas 
   kerja da'wah.
2. Mengoptimalkan hubungan dengan pihak eksternal organisasi yang berorientasi pada sinegisitas gerak
   pusdima unmul.
3. Memperluas dan mengintensifkan syiar islam.
4. Meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan ummat.
5. Menciptakan kondisi finansial yang progresif dan berbasis syariah.

4. Terakhir gw disuruh bwt paper tentang Qiyadah Wal Jundiah.... Bentar dulu dah.. q cari refrensi dulu... besok siapppp bwt ikut DIKLAT.. insya Allah..oh ya kelupaan
tugas kelima disuruh ngapalin surah an-nahl  : 125..he blm q apal juga.. malam ne dah ngebut....


Oke... Tetep Semangat...^_^

Kamis, 26 Januari 2012

Today..^_^

   Kamissss..........^_^
pertama waktu aq mw berangkat ke MAF, terkenal tu tempat tongkrongannye.. para aktivis dakwah gitu.. ceileh..he..Aq liat ad akhwat yg g pake helm,, sebenernya itu untuk yg kesekian-sekian-sekian kalinya... hedeh... meskipun deket n bukan termaksut kawasan tertip lalu lintas, te2p aja kudu mengaja diri kita, pake helm itu pentingggggggggggg banget... So, bwt rekan-rekan.. jia.. bahasanya.. Gubrak..^_* sayangilah diri kalian..

        Kedua... waktu technical meeting DIKLAT KADER PUSDIMA, wow.. subhanaullah.. Aq ngerasa kecil banget... Subhanaullah dch ngeliat calon pesertanya.. Sholehah semua gitu..^_^ semoga aq bisa kayak kalian ya.. Amin.., n ' waktu udah kelar TM-nya.. aku kan mw bayar kontribusinya , eh ketemu ma mba bety, karna g ada kembaliannya ,akhirnya untuk sementara aku dibayarin dulu ma mba Bety, waktu kejadian itu, ad someone gitu yg manggil Aq, rupanya mw tanya something, tapi aku minta ma dy, bentaran coz Q msh ngobrol, bada ngobrol gw deketin dech si someonenya.. emm dy tanya gimana caranya mindah data dr hpnya ke laptop temnya.. oke.. step by step... bla...bla... , singkat cerita, qita udahhan ne mindah datanya.. n' dimulailah sebuah jalinan ukhuwah antara aq dan dy..^_^ berawal dari tanya prodi,angkatan, nama.. he ...he.. seharusnya nama duluan ya..?!AMAZING.. Subhanaullah waktu aku tanya ma dy.. asalnya dari mana? "dari samarinda"n' pas yang kutanya terkait dengan pendidikanya mulai dr SD ampe SMA ternyata dy dr SD-SMA K. Waktu dy jaawab gitu, aq sempet bingung ya.. K itu kesatuan? terus dy jawab K itu katolik... n WOwWW... but.. sekarang dy hijrah.. Subhanaullah..

       Ketiga, ne waktu TAMAN PUSDIMA, pematerinya.. Ust.. Sani Bin Husen.,, Ust-nya Kocak bgt..
WkWkkkWkk..^_^
Materinya tentang keutamaan orang yg bermanfaat bagi orang lain
1. Dapet balesan berlipat ganda dari Allah
2. Itulah sebaek2nya manusia...(makasih...apa maksut.? kayaknya belum dech... masih sedang berusaha..^_^)
3. Orang yg bermanfaat tu bakal dicintai ma Allah.. 
4. the last, Akan mewarisi syurga yg paling tinggi..(asyik bgt tuh...mw dunk..: )

Bada materi selese di sampein.. tiba -tiba pikiran gw mulai ngajak Aq mw bikin filem yg gw sutradari sendiri alias.. ngebayangin .. He..apa itu??? HARI PEMBALASAN...!!! SEREM....ya Allah.. begitu dasyatnya siksaan yang bakal diterima kelak klo neraka tempatnya.. But... Subhanaullah nikmat g ada tandingannya n g bakal bisa kita jangkau dengan akal pikiran kita ukuran kenikmatan dan keindahannya.. it's Syurga...
Ya Allah bener- bener dech kita selama idup ne bwt ngumpulin bekal bwt di bw ke alam akhirat nanti.. 
Ya Rabb. Kumpulkanlah Aq Umi AbiQ adik-adikQ keluarga, dan SaudaraQ seiman dalam syurga-Mu kelak.. Amin... dan pertemukanlah Aq pada-Mu ketika dalam sujud panjangku kepada-Mu atau ketika sedang berjuang memperjuangkan Agama-Mu.. Amin ya Rabbal Alamin..

         Materi Bonus.. He.. sebenernya ne jawaban dr salah satu pertanyaan yang ada..
Lima jangan..Bingung ya???? klo orang jawa kira lima sayur.. jangan=sayur..
But untuk yg ini maksutnya kita jangan melakukan lima hal itu... Apa aja itu???lanjut? yuk.. Mari...
1. jangan emosional
2. jangan berburuk sangka
3. jangan tergesa - gesa
4. jangan Mendramatisir ato el-e-ba-a ye
5. jangan putus asa

keempat, bada magrib aq langsung meluncur menuju kosnya mba Rina, pas nyampe udah ada mba mardiyah, mba erin, n' mba eno.. n langsung mengelanjutin gawean yang mash belum selese... Ya Allah, bsk jangan -jangan terakhir kali bwt aq bs ikut bantu para mba2 nya di agenda KPSDM. coz ne acara terakhir.. gitu.. udah gitu aku blm bisa bantu banyak lagi.Sorry ya mba2.n' pas pulangnya telat, So, Tose dah tutup, akhirnya aku titi motor di kos mb mardiyah.. 

Oke... SEMANGKA>>> SEMANGAT KAWAN......!!!!^_^
Good Night.......zZZZzzzz jangan lupa berdoa




Rabu, 25 Januari 2012

Raih Cita Bersama Mentari


Langit senja mulai temaram
siang berakhir digantikan malam
dengan segala hiasannya
di angkasa
menerangi bumi

Keping kenangan di masa lalu
dari sebuah kegagalan berakhir kekecewaan
bukanlah benih putus asa
di esok dan lusa
bersama mentari baru

Rembulan berkawan bintang
hapuskan keraguan
dari sebuah asa pengharapan

Bergema do'a
jalan terbuka
tergapai segala cita


PujanggA
Sumber : Bunga Rampai IV 

Selasa, 24 Januari 2012

Yang Berharga Yang Terlupa

Detik demi detik dari masa yang berlalu
akan terus berganti waktu
Kisah demi kisah yang telah pergi
akan tetap hilang dan tak kan kembali

Matahari yang ada di siang ini
esok kan berbeda tak terulang lagi
Rembulan yang ada di malam hari
esok pun kan berganti

Saat ada akan terlupa
ketika berlalu datanglah rindu

Tiada sadar jiwa-jiwa yang alpa
tentang nilai dan harga
ketika segalanya hadir di depan mata

Tersadarlah jiwa-jiwa yang merugi
dengan penyesalan diri
ketika segalanya hilang pergi

Nilai dan harga yang terlupa
harus ditebus saat telah sirna
dengan penyesalan dan harapan sia-sia
bilakah kembali terulang di depan mata

Sumber : bunga Rampai IV

PujanggA

D o a

Dalam do'a
Seribu harap terus kuucap
Seribu pinta kurangkai kata

Dalam do'a
Kupasrah bukan menyerah
Kutinggal bersama tawakkal

Kuserahkan yang terjadi pasti
Setiap kehendak dari Ilahi
Dalam do'a

Kutumpahkan segala hina diri
Demi kasih murni sejati
Dalam do'a



PujanggA

Bersyukurlah Kita

Album : Lihat Dunia
Munsyid : Justice Voice
http://liriknasyid.com

Rasa syukur yang kita curahkan
Tiada sebanding dengan limpahan rahmat-Nya
Kadang kita terbuai untuk mengingkarinya
Terhanyut dalam maksiyat dan dosa...

Cobalah perhatikan
nikmat yang kita rasakan
Sungguh tak akan dapat
kita menghitungnya......
Semesta alam raya berserta segala isinya
Allah ciptakan untuk kita semua....

Reff:
Gemercik air hujan menetes ke dunia
Membawa karunia bagi semuanya
Sinar sang mentari anugerahkan rizki
Semua harus kita syukuri.....

Allahu Akbar... Allah Maha Besar...
Segala puji kami haturkan...
Bimbinglah kami dalam kesyukuran...
Rindulah kami 'tuk keridhoan-Mu....

Lagu/Lirik: Asep Sudirman
Arr: Justice Voice
Album : Baru Gede

Sumber : Lirik nasyid.com

Di Rumahku Ada Cinta

Taman punya kita berdua
Tak lebar luas, kecil saja
Satu tak kelihatan lain dalamnya
Bagi kau dan aku cukuplah

Itu penggalan puisi Chairil Anwar, 1943, tentang rumahnya yang disebutnya taman. Taman hati. Taman hidup. Sempit ruangnya. Tapi cinta membuatnya jadi terasa cukup lapang dalam dada. Cinta membuatnya nyaman dihuni.

Kecil, penuh surya taman kita
Tempat merenggut dari dunia dan 'nusia

Kenyamanan. Itu rahasia jiwa yang diciptakan cinta: maka kita mampu bertahan memikul beban hidup, melintasi aral kehidupan, melampaui gelombang peristiwa, sambil tetap merasa nyaman dan teduh. Cinta menciptkan kenyamanan yang bekerja menyerap semua emosi negatif masuk ke dalam serat-serat jiwa melalui himpitan peristiwa kehidupan. Luka-luka emosi yang kita alami di sepanjang jalan kehidupan ini hanya meungkin dirawat di sana: dalam rumah cinta.

Dalam rumah cinta itu kita menemukan sistem perlindungan emosi yang ampuh. Mary Carolyn Davies mengungkapkannya dengan manis:

Ada sebuah tembok yang kuat
Di sekelilingku yang melindungiku
Dibangun dari kata-kata yang kau ucapkan padaku

Jiwa yang terlindung akan cepat bertumbuh dan berbuah. Sederhana saja. Karena hakikat cinta selamanya hanya satu: memberi. Memberi semua kebaikan yang tersimpan dalam jiwa. Melalui tatapan mata, kata atau tindakan. Jika kita terus menerus memberi maka kita akan terus menerus menerima. Pemberian jiwa itu menghidupkan kekuatan kebajikan yang sering tertidur dalam jiwa manusia. Seperti pohon: pada mulanya ia menyerap matahari dan air, untuk kemudian mengeluarkan semua kebajikan yang ada dalam dirinya: buahnya keindahan.

Dalam rumah yang penuh cinta itu kita menemukan rasa aman, kenyamanan dan kekuatan untuk terus bertumbuh. Itu sebabnya rumah yang begitu seperti menghadirkan surga dalam kehidupan kita. Rumah itu pasti utuh. Dan Abadi. Adakah doa cinta yang lebih agung daripada apa yang diajarkan sang Rasul kepada kita di malam pertama saat kita meletakkan dasar bangunan hubungan jiwa yang abadi? Letakkan tangan kananmu di atas ubun-ubun istrimu, lalu ucapka doa ini dengan lembut:

Ya Allah, aku mohon pada-Mu kebaikan perempuan ini
dan semua kebaikan yang tercipta
bersama penciptanya. ~ Anis Matta ~

Sumber : http://serialcinta.blogspot.com/search/label/Di%20Rumahku%20Ada%20Cinta

     RumahQ syurgaQ.. RumahQ full Cinta.. karna didalamnya tersentuh oleh pemilik rasa cinta .. yaitu yg maha pemcipta cinta... 
      Aq bahagia tinggal di rumah yang saat ini dikontak oleh orang tuaQ, untuk dibilang bagus ,memang agak sulit, tapi rumah sederhana yang ad dipinggir jalan itu full cinta, cinta orang -orang yang kucintai.. Umi, Abi, Adik2Q.. Suasana,,, dan apa yang ada didalamnya yang memupuk dan terus menumbuhkan rasa cinta diantara kami.. 
       RumahQ memang unik banyak kerdus disana-sini, karna memang umiQ punya warung kecil jadi ,jangan keran kalau kalian mampir kerumahQ.. dengan 2 kamar tidur, sebenarnya tiga. tapi satuynya udah dibongkar buat ngetein toko jilbab umiQ.. dengan kamarmandi yang bisa cuma 1 kamar mandi yg bisa dipeke, suatu hari pernah sebuah pertanyaan mongol dalam pikiranQ, kenapa abi g cari rumah yang kamar mandinya lebih dari satu sich? kan penghuni di rumah ini cukup banyak, belum lagi kalau udah pada punya hajat, kadang mesti teriak-teriak dulu..alhasil rebutan kamar mandi n pake acara bertengkar kalau pada g mau ngalah.. tapi.. lambat laun aq mulai mengerti, apa yang abi lakukan adalah karna cinta, dengan keikutsertaan cinta Allah disana maka memang rumah itulah yang menjadi pilihan abi, dan semua itu sudah tertulis dalam sekenario-Nya..
       dari rumah kecil yang sedrhana itu, kami secara tidak langsung belajar untuk bersabar, untuk saling mengalah dengan yang muda, dan menghormati yang tua..dengan Rumah sederhana itu kami belajar untuk menjadi seorang pedagang, dengan rumah kecil itu kami belajar untuk menjadi orang yang kreatif, dengan rumah sedrhana itu,kami belajar banyak hal dalam tentang hidup ini.... RumahQ penuh Cinta... Cinta dari pemilik rasa cinta dan dari yang kucinta...Love...Love...Love...

Jumat, 20 Januari 2012

Beck To Samarinda>>> Senam jantung Ala Abi

     Kamis Pagi Aq siap -siap bwt balik ke samarinda, kembali ke rutinitasq.. masih kangen!? pastinya.. Umi   bilang kok cepet  balik sich..,?? sebenernya mutiah pengen banget mi lama -lama dirumah sampe waktu msk kuliah, tapi amanah di smd lagi manggil- manggil... Ya Allah knp gitu sulit banget untuk bisa ninggalkan itu semua, cukuplah sudah rehat seminggu lebih sehari, lepas dari segala macam aktifitas syuro ini, dan itu.

      perjuangan masih harus terus berlanjut sampe titik darah penghabisan., Maaf bwt DUD LDKm- MAH, n Mba- mba di KPSDM PUSDIMA, muti g bs gabung di syuro dan kerja-yang mba- mba lakukan.. Hiks.. hiks..

      Awalnya aku berencana bwt balik ke smd har rabu, tapi abi juga ada rencana ke Balikpapan hr kamis, Wah sekalian aja klo gitu,Oke.. Aku Abi, Kak Rohmad,, n' adeQ luthfi, yang juga mw ikut, umi sebenernya juga keberatian gitu klo dy ikut, tapi bwt nambah pengalamannya , it's ok.Abiiiiiiiiiiiiii.....tegang dot com, klo tikungan jangan laju-laju na...!,. Orang mual klo  abiQ yang nyetir g' bakal jadi mual , habis tegang banget.. Alhamdulillah akhirnya kak rohmad yang gantikan posisi abi.. Lega dot com..^_^

      Luthi ma Faris di kosQ seharian dy g diajak coz selama perjalanan Bontang -samarinda dy mabuk, So gue di hari itu jadilah pengasuh ade.. ^_^ ampe malem juga kabar dr abi g' ad ?? jd pulang g malam ini??
pas Aq dah tidur, ternyata Om Cholid yg Tlp, "Mutiah ditunggu Abi di Bawah" 
lega rasanya.. setelah seharian g' ada kabar ttg perjalanan abi, aq bangunin lutfhi.. terus kita bertiga kebawah....Bye All... See You next time... SEPI... itu kalimat terakhir yang kuucap...

Bwt Ust Nurhuda Trisula, semoga Allah memberikan kesembuhan pada ust.. Aminn...

Rihlah LDKm - MAH To Beras Basah Island

          Saatnya Rihlah, Alhamdulillah satu hari yang tertunda karena pren-pren dr prodi ekonomi tiba - tiba ada ujian mendadak. dan akhirnya tergantikan di hari ini. Subhanallah, dengan ditundanya rihlah kemarin rupanya ada sesuatu yang lebih baik untuk kita semua, Allahlah yang telah menyekenario ini semua. di plan awal tujuan ke beras basah sempat terucapkan tapi karena banyak hal akhirnya rada ngambang, dan ternyata dengan tertundanya rihlah, maka tujuan ke beras basah yang masih ngambang itu , terapunglah sudah dan nampak jelas di depan mata...karena ada beberapa hal yang cukup mendukung membuat kita membuat keputusan  final kita ke beras basah , didukung dengan cuaca cerah dan gelombang yang tenang, Ini adalah pengelaman keduaQ ke beras basah island, BB tetap menjadi daya tarik tersendiri buatku, sayangnya aku g bs snorkling, Syukur kepada Allah atas semua waktu dan kesempatan yang telah diberikan oleh - Nya sehingga kita bisa saling akrab dan mengenal lebih dalam satu sama lain, nikmat sehat yang dikucurkannya membuat kita bisa menikmati perjalannya yang cukup panjang antara samarinda -Bontang- Pulau Beras basah-Bontang- Samarinda.menikmati deretan pepohonan dan lukisan Alam ciptaan-Nya. Nikmat yang juga luar biasa , nikmat menihat.. Subhanaullah betapa indahnya semua , dengan mata yang Allah titipkan kepada kita, kita dapat melihat indahnya Alam ini, All.. Se-Mu-A.. Hutan, laut, Gunung, Hamparan hijau.. dan lainnya...dan syukur buat teman- teman sampai ke samarinda dengan selamat.(tulisan rada serius..^_^)

         Afwan.. Sorry... Maaf..... Muti g nyertaiin foto-fotonya disini.. Hiks..hiks.. lupa minta tolong sama umi buat bawakan my kamera saku.. Oh ya.. Untuk UmiQ sayang.. syukron banget mi nasi ma ikan asinnya....barokah semua Insya Allah.. Oh ya buat temennya abi yang udah nganter nasi ma ikan asinnya ke BK, makasih juga buat abi atas saran n teamworknya ..nnnnnn makasih juga buat Om kapallll ma  Pak Supir Bis.. he... ^_^

              Banyak hal yang g bisa aku lupaiin dr rihlah kemarin, yang g bakalan pernah aku lupaiin adalah yang bikin aku malu sendiri...This is my story.. judulnya " Cape dech.." kejadiannya waktu itu ada di tas kapal dalam perjalanan pulang dari BB ke BK, kapal yang kami tumpangi udah membawa kami hampir setengah dari perjalannya yang di tempuh, artinya setengah dari perjalanan, kami akan tiba di BK, but... suddenly, waktu aku lagi pengen lyt hpQ... Waaaaaaaaaaaaa g' ada aQ obrak abrik dah tasku tapi juga g''' ad... ku cari samping kanan kiri juga g ada, akhirnya aku minta ma salah satu temenQ buat miscall, awalnya g ada yang angkat, tapi yang keduakalinya udah g' aktif... gubrak.. aku jadi makn panik, gekay ngebantu aku, dy bw pesan singkat yang ditulisnya di kertas bwt disebar, keteman yang lainnya, coz klo di omongin g bakal kedengeran .. saingan ma mesin kapal.. n' g ada satu oarang pun yang ngeliat.. seingatku terakhir kali aku naroh di meca tempat makan tadi, n aku g inget lagi di mana aq tatuh tuh Hp, aku coba tanya di bagian ahkwatnya, rupanya om kapal denger klo aq kehilangan Hp, mesin kapal dimantikan. diskusi sebentar apa yang harus dilakukan.. Omnya menawarkan untuk balik lagi... tapiiiiiiiii.... secara serentak teriakan teman-teman yang agaknya keberatan...Hiks... Hiks... Daaaaaaaaarrrr... Gubarakkkk.... Jennjeng,...... Sumpe Aq malu banget.. waktu aku mw berdiri... Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa... gekay ngeliat HPq yang  udah bikin aku pusing bin panik , ternyata  Q dudukin.... Alhamdulillah seketika perasaan panikQ mereda dimix dengan perasaan malu....MALU bgt... Sorry Semua udah bikin ikutan panik juga..... padahal aku dah buat susunan kalimat yang mw kQ omongin ma Abi n UmiQ klo hpQ ilang...........Hufttttttttttt............

kapan-kapan kita ke BB lagi Sobbb....^_^

Scabies

Oke All this is About scabies..

Scabies, Penyakit Kulit Khas Pada Warga Pesantren

Bila diperdengarkan kata scabies, kebanyakan orang awam masih kurang terdengar familier. Namun bila kita mengatakan penyakit gudiken, seketika orang paham. Bagi orang lulusan pesantren, penyakit jenis ini dirasa sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari. Sampai ada ungkapan, bahwa belum afdhol bagi seseorang yang nyantri di pondok pesantren bila belum terkena gudiken. Begitu katanya, dan penulis pun setuju dengan ungkapan tersebut mengingat pengalaman pribadi berkawan dengan skabies ini. Nama-nama lain scabies antara lain Kudis, The Itch, Gudig, Budukan, Gatal Agogo.
Scabies, penyakit kulit menular yang disebabkan oleh seekor tungau (kutu/mite) yang bernama Sarcoptes scabei, filum Arthopoda , kelas Arachnida, ordo Ackarina, superfamili Sarcoptes. Pada manusia oleh S. scabiei var homonis, pada babi oleh S. scabiei var suis, pada kambing oleh S. scabiei var caprae, pada biri-biri oleh S. scabiei var ovis. Kecil ukurannya, hanya bisa dilihat dibawah lensa mikroskop, yang hidup didalam jaringan kulit penderita, hidup membuat terowongan yang bentuknya memanjang dimalam hari. Itu sebabnya rasa gatal makin menjadi-jadi dimalam hari, sehingga membuat orang sulit tidur. Dibandingkan penyakit kulit gatal lainnya, scabies merupakan penyakit kulit dengan rasa gatal nomor satu (pengalaman pribadi lagi).
Siklus hidup tungau ini sebagai berikut. Setelah kopulasi (perkawinan) yang terjadi di atas kulit, yang jantan akan mati, kadang-kadang masih dapat hidup dalam terowongan yang digali oleh yang betina. Tungau betina yang telah dibuahi menggali terowongan dalam stratum korneum, dengan kecepatan 2 -3 milimeter sehari dan sambil meletakkan telurnya 2 atau 4 butir sehari sampai mencapai jumlah 40 atau 50 . Bentuk betina yang telah dibuahi ini dapat hidup sebulan lamanya. Telurnya akan menetas, biasanya dalam waktu 3-5 hari, dan menjadi larva yang mempunyai 3 pasang kaki. Larva ini dapat tinggal dalam terowongan, tetapi dapat juga keluar. Setelah 2 -3 hari larva akan menjadi nimfa yang mempunyai 2 bentuk, jantan dan betina, dengan 4 pasang kaki. Seluruh siklus hidupnya mulai dari telur sampai bentuk dewasa memerlukan waktu antara 8 – 12 hari.(Handoko, R, 2001). Telur menetas menjadi larva dalam waktu 3 – 4 hari, kemudian larva meninggalkan terowongan dan masuk ke dalam folikel rambut. Selanjutnya larva berubah menjadi nimfa yang akan menjadi parasit dewasa. Tungau betina akan mati setelah meninggalkan telur, sedangkan tungau jantan mati setelah kopulasi. ( Mulyono, 1986). Sarcoptes scabiei betina dapat hidup diluar pada suhu kamar selama
lebih kurang 7 – 14 hari. Yang diserang adalah bagian kulit yang tipis
dan lembab, contohnya lipatan kulit pada orang dewasa. Pada bayi,
karena seluruh kulitnya masih tipis, maka seluruh badan dapat
terserang.
(Andrianto dan Tang Eng Tie, 1989).
Penyakit ini menular dari hewan ke manusia (zoonosis), manusia ke hewan, bahkan dari manusia ke manusia. Cara penularannya adalah lewat kontak langsung maupun tak langsung antara penderita dengan orang lain, melalui kontak kulit, baju, handuk dan bahan-bahan lain yang berhubungan langsung dengan si penderita. Julukan scabies sebagai penyakitnya anak pesantren alasannya karena anak pesantren suka (baca gemar) bertukar, pinjam-meminjam pakaian, handuk, sarung bahkan bantal, guling dan kasurnya kepada sesamanya, sehingga disinilah kunci akrabnya penyakit ini dengan dunia pesantren.
Tempat-tempat yang menjadi favorit bagi sarcoptes scabei tinggal adalah daerah-daerah lipatan kulit, seperti telapak tangan, kaki, selakangan, lipatan paha, lipatan perut, ketiak dan daerah vital.
Sarcoptes scabei betina yang berada di lapisan kulit stratum corneum dan stratum lucidum membuat terowongan ke dalam lapisan kulit. Di dalam terowongan inilah Sarcoptes betina bertelur dan dalam waktu singkat telur tersebut menetas menjadi hypopi yakni sarcoptes muda dengan tiga pasang kaki. Akibat terowongan yang digali Sarcoptes betina dan hypopi yang memakan sel-sel di lapisan kulit itu, penderita mengalami rasa gatal, akibatnya penderita menggaruk kulitnya sehingga terjadi infeksi ektoparasit dan terbentuk kerak berwarna coklat keabuan yang berbau anyir. Sarcoptes tidak tahan dengan udara luar. Kalau orang yang menderita kudisan dan sering menggaruk pada kulit yang terkena tungau, tungau-tungau itu tetap dapat bertahan hidup karena kerak yang copot dari kulit memproteksi (jadi payung) tungau terhadap udara luar. Akibat lain kegiatan menggaruk tadi adalah mundulnya infeksi sekunder, dengan munculnya nanah (pus) dalam luka tadi. Hal ini akan menyulitkan pengobatan.
Gejala yang ditunjukkan adalah warna merah, iritasi dan rasa gatal pada kulit yang umumnya muncul di sela-sela jari, siku, selangkangan, dan lipatan paha. Gejala lain adalah munculnya garis halus yang berwarna kemerahan di bawah kulit yang merupakan terowongan yang digali Sarcoptes betina. Gejala lainnya muncul gelembung berair pada kulit.
Diagnosa pasti scabies dilakukan dengan membuat kerokan kulit pada daerah yang berwarna kemerahan dan terasa gatal. Kerokan yang dilakukan sebaiknya dilakukan agak dalam hingga kulit mengeluarkan darah karena Sarcoptes betina bermukim agak dalam di kulit dengan membuat terowongan. Untuk melarutkan kerak digunakan larutan KOH 10 persen. selanjutnya hasil kerokan tersebut diamatai dengan mikroskop dengan perbesaran 10-40 kali.
Ada 4 tanda cardinal (Handoko, R, 2001) :
  1. Pruritus nokturna, artinya gatal pada malam hari yang disebabkan karena aktivitas tungau ini lebih tinggi pada suhu yang lebih lembab dan panas.
  2. Penyakit ini menyerang manusia secara berkelompok, misalnya dalam sebuah keluarga biasanya seluruh anggota keluarga terkena infeksi. Begitu pula dalam sebuah perkampungan yang padat penduduknya, sebagian besar tetangga yang berdekatan akan diserang oleh tungau tersebut. Dikenal keadaan hiposensitisasi, yang seluruh anggota keluarganya terkena, walaupun mengalami infestasi tungau, tetapi tidak memberikan gejala. Penderita ini bersifat sebagai pembawa (carrier).
  3. Adanya terowongan (kunikulus) pada tempat-tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-abuan, berbentuk garis lurus atau berkelok, rata-rata panjang 1 cm, pada ujung terowongan ini ditemukan papul atau vesikel. Jika timbul infeksi sekunder ruam kulitnya menjadi polimarf (pustule, ekskoriasi dan lain-lain). Tempat predileksinya biasanya merupakan tempat dengan stratum korneum yang tipis, yaitu sela-sela jari tangan, pergelangan tangan bagian volar, siku bagian luar, lipat ketiak bagian depan, areola mammae (wanita), umbilicus, bokong, genitalia eksterna (pria) dan perut bagian bawah. Pada bayi dapat menyerang telapak tangan dan telapak kaki.
  4. Menemukan tungau, merupakan hal yang paling diagnostic. Dapat ditemukan satu atau lebih stadium hidup tungau ini.
Terdapat beberapa bentuk skabies atipik yang jarang ditemukan dan sulit dikenal, sehingga dapat menimbulkan kesalahan diagnosis. Beberapa bentuk tersebut antara lain (Sungkar, S, 1995):
1. Skabies pada orang bersih (scabies of cultivated). Bentuk ini ditandai dengan lesi berupa papul dan terowongan yang sedikit jumlahnya sehingga sangat sukar ditemukan.
2. Skabies incognito. Bentuk ini timbul pada scabies yang diobati dengan kortikosteroid sehingga gejala dan tanda klinis membaik, tetapi tungau tetap ada dan penularan masih bisa terjadi. Skabies incognito sering juga menunjukkan gejala klinis yang tidak biasa, distribusi atipik, lesi luas dan mirip penyakit lain.
3. Skabies nodular. Pada bentuk ini lesi berupa nodus coklat kemerahan yang gatal. Nodus biasanya terdapat didaerah
tertutup, terutama pada genitalia laki-laki, inguinal dan aksila. Nodus
ini timbul sebagai reaksi hipersensetivitas terhadap tungau scabies.
Pada nodus yang berumur lebih dari satu bulan tungau jarang ditemukan. Nodus mungkin dapat menetap selama beberapa bulan sampai satu tahun meskipun telah diberi pengobatan anti scabies dan kortikosteroid.
4. Skabies yang ditularkan melalui hewan. Di Amerika, sumber utama skabies adalah anjing. Kelainan ini berbeda dengan skabies manusia yaitu tidak terdapat terowongan, tidak menyerang sela jari dan genitalia eksterna. Lesi biasanya terdapat pada daerah dimana orang sering kontak/memeluk binatang kesayangannya yaitu paha,
perut, dada dan lengan. Masa inkubasi lebih pendek dan transmisi lebih mudah. Kelainan ini bersifat sementara (4 – 8 minggu) dan dapat sembuh sendiri karena S. scabiei var. binatang tidak dapat melanjutkan siklus hidupnya pada manusia.
5. Skabies Norwegia. Skabies Norwegia atau skabies krustosa ditandai oleh lesi yang luas dengan krusta, skuama generalisata dan hyperkeratosis yang tebal. Tempat predileksi biasanya kulit kepala yang berambut, telinga bokong, siku, lutut, telapak tangan
dan kaki yang dapat disertai distrofi kuku. Berbeda dengan skabies
biasa, rasa gatal pada penderita skabies Norwegia tidak menonjol tetapi bentuk ini sangat menular karena jumlah tungau yang menginfestasi sangat banyak (ribuan). Skabies Norwegia terjadi akibat defisiensi imunologik sehingga sistem imun tubuh gagal membatasi proliferasi tungau dapat berkembangbiak dengan mudah.
6. Skabies pada bayi dan anak. Lesi skabies pada anak dapat mengenai seluruh tubuh, termasuk seluruh kepala, leher, telapak tangan, telapak kaki, dan sering terjadi infeksi sekunder berupa impetigo, ektima sehingga terowongan jarang ditemukan. Pada bayi, lesi di muka. (Harahap. M, 2000).
7. Skabies terbaring ditempat tidur (bed ridden). Penderita
penyakit kronis dan orang tua yang terpaksa harus tinggal ditempat
tidur dapat menderita skabies yang lesinya terbatas. (Harahap. M, 2000).
Semua keluarga yang berkontak dengan penderita harus diobati termasuk pasangan seksnya. Beberapa macam obat yang dapat dipakai pada pengobatan scabies yaitu:
1. Permetrin. Merupakan obat pilihan untuk saat ini , tingkat keamanannya cukup tinggi, mudah pemakaiannya dan tidak mengiritasi kulit. Dapat digunakan di kepala dan leher anak
usia kurang dari 2 tahun. Penggunaannya dengan cara dioleskan ditempat lesi lebih kurang 8 jam kemudian dicuci bersih
(http://www.medinfo.co.uk/condition/scabies.html).
2. Malation. Malation 0,5 % dengan daasar air digunakan selama 24 jam. Pemberian berikutnya diberikan beberapa hari kemudian.(Harahap. M, 2000).
3. Emulsi Benzil-benzoas (20-25 %). Efektif terhadap semua stadium, diberikan setiap malam selama tiga hari. Sering
terjadi iritasi dan kadang-kadang makin gatal setelah dipakai. (Handoko, R, 2001).
4. Sulfur. Dalam bentuk parafin lunak, sulfur 10 % secara umum aman dan efektif digunakan. Dalam konsentrasi 2,5 % dapat digunakan pada bayi. Obat ini digunakan pada malam hari selama 3 malam. (Harahap, M, 2000).
5. Monosulfiran. Tersedia dalam bentuk lotion 25 %, yang sebelum digunakan harus ditambah 2 – 3 bagian dari air dan digunakan selama 2 – 3 hari. (Harahap, M, 2000).
6. Gama Benzena Heksa Klorida (gameksan). Kadarnya
1 % dalam krim atau losio, termasuk obat pilihan karena efektif
terhadap semua stadium, mudah digunakan dan jarang terjadi iritasi.
Tidak dianjurkan pada anak di bawah 6 tahun dan wanita hamil karena
toksik terhadap susunan saraf pusat. Pemberian cukup sekali, kecuali
jika masih ada gejala ulangi seminggu kemudian.(Handoko, R, 2001).
7. Krotamiton 10 % dalam krim atau losio, merupakan obat pilihan. Mempunyai 2 efek sebagai antiskabies dan antigatal.(Handoko, R, 2001).
Yang terpenting dalam pengobatan scabies, adalah seluruh orang yang tinggal ditempat yang sama dengan penderita juga harus diobati. Semua pakaian, handuk, bantal, kasur harus dijemur dibawah sinar matahari. Tujuannya agar tungau mati karena sinar matahari. Pakaian dicuci dengan menggunakan cairan karbol. Dan bila semua telah dilakukan, terpenting adalah mengubah cara hidup sehari-hari dengan tidak saling meminjamkan pakaian dan barang pribadi lainnya ke orang lain. Dengan begitu, scabies pasti akan musnah ditelan bumi, dan anak-anak pesantren pun akan tersenyum bangga, bebas dari penyakit yang selama berabad-abad identik dengan kehidupannya.

Sumber :http://drhandri.wordpress.com/2008/04/24/scabies-penyakit-kulit-khas-pada-warga-pesantren/

Selasa, 17 Januari 2012

IA (idul Adha)

Waktu idul Adha kemarin, kami sekeluarga terkena penyakit gatal yang di sebapin sama si tungau nakal Sarcoptes scabiei , alhasil kami serumah pada getelan, yg terparah adeq nisa n' Lutfhi.. nisa di tangan n' lutfhi di kaminya. awalnya dari adeQ nisa  coz emang temen- temenya di asrama banyak yang kena tuh, akhirnya nular.. so waktu idul adha nisa ma luthfi g ikut sholat id, coz emang kondisinya g memungkinnkan.. Umi juga dec.. soalnnya menemin mereka berdua.. Nisa sering banget mengeluh dengan kondisi tangannya.. ampe bernanah gitu.. Alhamdulillah umi telaten ngurusin.. buat nyemangatin dia Umi selalu yeritain ujian yg di terima oleh Nabi Ayub dari Allah.. So,, waktu sesi foto-foto dy g ikut... sorry nis..





(Semuanya cuma ada, Gue, Amalia Mumtaza,n ' Maryam Rosyidah)

Minggu, 15 Januari 2012

JJ ^_^

 (stdion)
Assalamualikum all, alhamdulillah Allah memberiku kesempatan waktu luang untuk ngumpul baren dengan keluarga di rumah, kebetulan nisa masih libur, jadi komplit dc, Waaaaa... waktu Q buka blognya adeq nisa ... , ad beberapa foto yg dia post waktu jalan- jalan,, hiks.. hiks... curanggggggggg... g mw nunggu - nunggu..gue..n' oke Bi, saatnya ngajak Aq jalan - jalan , ke sekambing.. bukan sikambing ya.. Haaahaa.. rada mirim memang. Skrng sekambing udah mulai bergerak menuju keramaian, coz awalnya tu daerah sepi banget, tapi semenjak pusat pemrintahan kota bontang pindah disana perunbahannya dah mulai nampak.. oke.. let's gooo.. start dari rumah ke kantor dinas, di bontang kantor dinasnya terkumpul menjadi satu dalam sebuah gedung hanya ada beberapa kantor dinaas yang masih di kota, khususnya yang emang bersangkutan dengan masyarakat, coz emang akses untuk ke sekambing agak jauhan gitu. Soooo... kita lanjutin jalannya.. habis tu kita ke stadion , tempat yg di pake klo upacara tujuhbelasan, lomba, latihan, dll, but emang kondisinya agak g kerawat gitu.. coz , seperti yg q bilang, karna jauh dari masyarakat jadi jarang dimanfaatkan. selanjutnya kita cauuu ke balai latihan tenaga kerja.. aihhhh masih tutup rupanya... , sepiiiiiiiiiii..next, ke perumahan korpri blok A n B, masya Allah.. sepi banget... mana betah Aq tinggal disana...Oke Next... yah... pulang dech.. jalan- jalan pagi sambil foto n ngumpul bareng ma keluarga , Subhanallah indah selali rasa kebersamann ini.. buatQ liburan g musti jalan-jalan ke tempat pariwisata gitu, kumpul bareng ma keluarga udah jadi liburan paling asyik bwtQ, sayang g sempet di ajak Abi ke pelabuhan... lain kali aja.. dah gpp...^_^




(para Ahwat yg ad di rumahQ syurgaQ)
seminggu, lebih satu hari... waktu yg singkat menurutQ, rasanya cepeeeeeeeeeeeeeet banget.. tapi masih banyak hal yg harus kulakukan di smd.. oke kita ketemu lagi dilain waktu. kita g akan pernah merasakan nikmatnya sebuah pertemuan kalo kita g pernah nglamin yang namanya perpisahan.. I love You All

Ukhuwah Fun Day>>>>>>>>> DUD Mushola Al- Hijrah

Jagung Revolusi
Indahnya Ukhuwah.. sekertas bertiga.. ^_^ me, naning n' nurul DUD crew..
Alhamdulillah... DUD juara 1 di lomba masak yg diadain ma dept. KPSDM LDKm-MAH.. bwt DUD tetep semangat... bukan menang atau kalah, tapi kebersamaan..
minus pixel.. : ( but Happy.. ^_^ Naning, me n' Nurul..
Saat Taujih...yg dibawakan oleh Ketum MAH
mba' Aita patnernya Ali di KPSDM MAH
Selalu Kompak... ceria.. n' semangat....!!!

Alhamdulillah selesai pada waktunya..
persembahan spesial sederhana,bergizi, n' mantapzzzz buat para juri.. ^_^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.maratulmutiah.blogspot.com
HAiiiiiii