Sabtu, 30 Maret 2013

Bintang

SMP IT Yabis Bontang--Rika--Perpustakaan--Masjid --Daftar nama--Kelas VIII--tempat duduk--membisu--jaket--cara jalan--eye--Seksi Kerohanian--Pelajaran B. Inggris--Pelajaran Matematika--Sholat Dhuha--Memori Berdarah--Loss--Kantin--SMAN 1 Bontang--kelas XII IPS--Upacara--daftar nama--XA--motif coklat--ujian--Kantin--koprasi--koridor--lap. Volly--yel-yel--17 Agustus--Pesantren Kilat--Motor--parkiran-rumah dkt sekolah--umi-see--gor--perkusi--motol minum bekas--batu--pendukung--teater--Loss--Mukabuku--............

Jumat, 22 Maret 2013

Botol Minum...

Botol minum plastik............................................
Botol minum plastik
Botol minum plastik............................................
Botol minum plastik
Botol minum plastik............................................
Botol minum plastik
 Botol minum plastik............................................
Botol minum plastik
Botol minum plastik............................................
Botol minum plastik

Minggu, 17 Maret 2013

Pindah itu Rasanya....

Pindah, kata-kata itu belakangan sering muncul di pikiran dan terucap di bibir... yah coz kurang lebih 2 bulan lagi aq sekeluarga harus pindah dari rumah sederhana yg untuk dibilang bagus sulit bgt,,, meskipun begitu,,, aq merasa lebih nyaman, karena di rumah itu aq telah melewati banyak warna dalam setiap lembaran hari yg telah aku lewati,, kurang lebih 11 tahun aq tinggal di samping sekolah favorit dikotaq,,, itu berarti udah hampir 12 anggatan disekolah itu. semua pasti pernah mampir kewarung rumahQ, disitulah aq banyak belajar untuk berbisnis, kata umi sumber rezeki tidak harus tinggal di samping sekolah itu saja,, tapiiiiii.... aq lebih senang tinggal di situ umi T_T. Astagfirullah, harusnya aq berlandasakan pada salah satu surat cinta dari Allah yang intinya, terkadang kita tidak menyukai hal itu, padahal itu yang terbaik untuk kita, dan begitu juga sebaliknya. pindah rasanya...pasti sedih apalagi udah cukup memberikan kenangan...aq harus berfikiran bahwa pindah dirumah baru akan memberikan suasana yang lebih baik lagi dan akan memberikan warna yg indah untuk kutoreh dalam lembaran hariku kedepan... Insya Allah..

Btw about pindah, aq udah ngalamin yang namanya pindah rumah itu sekitar 4 kali, pertama waktu abi belum bangun rumah, aq tinggal di rumah embahq di jl. abul hasan, terus waktu rumahnya udah jadi aq diboyong ke rumah ortu di jl. suryanata..dua-duanya di Samarinda,, nah terus ketiga waktu abi dipindah tugaskan ke Bontang kami semua pindah kesana, Abi nyewa rumah di depan mesjid Istqomah,,waktu pindah itu rasanya sedih baget sampe aku nangis2 g mau pindah soalnya udah seneng baget dengan suasana rumahnya... pas banget di depan jalan raya, dan itu pertama kalinya aq ngrasain tinggal di depan jalan raya... bising... itu pasti. tapi enak..yah itulah rasanya coz kalo mw kemesjid tinggal nyebrang aja, habisnya rumahq yg sebelumnya jauh dari keributan.. berbataskan pagar sebagai pemisah anataralingkungan rumah dengan hutan,,, tapi Amazing..kecil aq ngebolang..hehehe.. lanjut ya, karena sesuatu hal akhirnya harus pindah lagi, yaitu di jl. parikesit,masih sama di depan jalan juga,, tapi ini juga spcial bgt,,, banget lah...pdahal awalnya aq ngerasa gak akan dapat suasanya yg seruuuuuuu seru . keharusan untuk pindah pindah itu berdampak menjadikanku harus sering pindah sekolah juga.... jadi inget kenangan waktu dudlu... huaaaa...T_Tpindah itu rasanya...cukup berat, sedih dan... g enak... tapiiiiiiii.....Allah telah menciptakan sebuah skenario terindahnya.... jadi jangan takut untuk pindah coz sesuatu yg indah akan ditemui ditempat yang baru meski pada awalnya berat... rencana Allah itu Amazing!!!^_^

Makasih Cacar...

Makasih pacar...What???... sengaja salah nulis.. yg bener.. makasih cacar... heheh ,karna cacar aq bisa pulang lebih lama,,menengok ayah bundo nan jauh di mato... ( gubrakkk bahasa apa juba yg ku pake ne???>_<)awalnya cukup syok juga begitu tau kalo aq kena cacar.. coz berharap baget g akan pernah kena cacar...Alhamdulillah cuma bagian punggung aja, g sampe nyebar ke seluruh badan,,alhasilll aq terusir dari kamar kost,,T_T coz ada cewek yg ketakutan bgt kalo ketularan... So,, kuliah Ma'had izin, konsul ke DP g bisa, Syuro n' agenda lainnya terpaksa di pending n' g bs dtng.I'ts Oke La'basa..yahh.. karena itu aq akhirnya terdampar di Home Sweet Home.. jiaaa^_^, ketemu Babe sama enyak, boyi si cimut yg selalu nagih bwt dibuatin blog... padahal baru juga kelas 1 udh minda buatin blog,, emang anak jaman sekarang, si meme yg apa adanya... adaadaazaaaaa.. hahai...asik bgt lah....cacarrrr makasihhhhhh

Rabu, 06 Maret 2013

12 lagu anak yang aneh


1. “Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!” Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!

2. “Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang… kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!” Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) . Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)… kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!

3. “Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

4. “Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X” Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!

5. “Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya .. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama” Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta- Bandung dan Jakarta-Surabaya!

6. “Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..” Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!

7. “Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”

Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!

8. “nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk”

Anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg “mengancam”

9. “Bintang kecil dilangit yg biru…”

Bintang khan adanya malem, lah kalo malem bukannya langit item?

10. “Ibu kita Kartini…harum namanya.”

Namanya Kartini atau Harum?

11. “Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. naik delman istimewa kududuk di muka.”

Nah,gak sopan khan..

12. “Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”

kalo mau nanam jagung, ngapain nyangkul dalam-dalam 

sumber: http://www.jelajahunik.us
 

Dan Kita Pun Akan Menjadi Tua

Hidup bagaikan garis lurus
Tak pernah kembali ke masa yang lalu
Hidup bukan bulatan bola
Yang tiada ujung dan tiada pangkal...


Syair lagu diatas, sering kita dengar dari lantunannya Bimbo, liriknya mengingatkan kita akan sebuah akhir. Kehidupan ini tidak akan berlangsung abadi, hingga suatu saat kita akan menaiki tangga usia, semakin lama usia kita bertambah, semakin berkuranglah sisa umur kita dan andai Tuhan belum memanggil kita di usia muda maka kitapun akan menjadi tua.

Melihat garis-garis di wajah sosok yang kita cintai ibu dan ayah kita, ketika kulitnya mulai keriput, rambut hitamnya mulai memutih dan kesehatannya kian menyusut, kita diingatkan oleh-Nya bahwa kitapun sama, suatu saat nanti akan menjadi tua, renta dan butuh begitu banyak pertolongan, kasih sayang serta perhatian dari anak-anak kita.

Dan sekaranglah saatnya bagi kita untuk memainkan peran sebagai seorang anak, memelihara dan menyayangi ayah dan ibu kita. Dahulu sembilan bulan kita dalam rahim ibu, kita menyusahkannya, duduk ia tak enak, berbaring tak nyaman. Tapi ibu sabar menanti hari-hari kelahiran kita. Tiba kita di dunia, ibu tersenyum bahagia mendapatkan kita sebagai anugerah dari Tuhan-Nya, disusuinya, dimanjakannya dan dibesarkannya kita dengan penuh kasih sayang. Diajarkannya kita berbagai ilmu dan sebuah kenikmatan yang luar biasa bagi kita diajarkan untuk mengenal Allah sebagai Tuhan kita. Dengan sabar ibu mengajak kita pergi ke pengajian dan ayah selalu mengajak kita shalat berjamaah.

Menginjak remaja, kita semakin menyusahkannya, biaya sekolah yang kian besar serta kenakalan-kenakalan yang sering kita lakukan tak jarang membuat hati ibu terluka. Sikap kita yang kasar, egois dan selalu merasa benar terkadang membuatnya menangis, tapi ibu tetap sabar. Dibimbingnya kita untuk memperbaiki sikap dan tingkah laku kita, ibu selalu menanamkan cinta kepada Allah Rabb Tuhan yang maha kasih dan sayang.

Berbahagialah bagi yang masih mempunyai ibu juga ayah, karena masih mempunyai kesempatan untuk memelihara dan menyayangi mereka. Dan saat kita menginjak dewasa, ketika ayah yang dulu kekar sekarang sering terbaring sakit, dan ketika ibu yang dulu selalu melayani kita makan sekarang sering terbaring lemah, inilah saat-saat yang baik bagi kita untuk memuliakan mereka, melayani, memelihara dan memberikan perhatian kepada mereka. Inilah kesempatan kita untuk menjadi anak yang shaleh buat mereka bahagia di ujung usianya, dan buat mereka bangga dengan kita. Ingatkah, dahulu ketika kebetulan kita terbangun dari tidur, terlihat ibu sedang Tahajjud tak henti-hentinya berdo'a untuk kita, agar menjadi anak yang shaleh dan tercapai semua cita.

Jenguklah ibu dan ayah kita selagi bisa, sebelum semuanya berakhir menjadi kenangan, bawakan oleh-oleh yang disukainya. Sebab jika mereka telah tiada maka tak akan ada lagi yang menunggu kita pulang, tak ada lagi menyiapkan kita sarapan, yang ada hanyalah rumah yang akan menjadi kenangan. "Muliakanlah Orang tua kita karena kitapun akan menjadi tua" (untuk ibu di rumah dan ayah yang telah tiada, Ananda)

Abdullah Fannany.
thefannany@yahoo.co.nz


eramuslim.com

Duri dalam Diri

Sengaja tanpa sengaja
kulukai
kusakiti
kumencaci
orang dan diri
melupakan
melupakan diri dari karuania Ilahi

Dengan segala tipu daya
menutupi kebusukan jiwa
diri dalam nista
bersama dosa
kuterhina
dan tercela
oleh orang dan diri

Kutersesat
dalam malam pekat
melangkah dalam gulita
gelap tak berksudahan

Kuberjalan
saat terlena
kulakukan
yang kusalahkan

Belenggu hati
dalam mimpi
yang tak terbangunkan
 
 
PujanggA
   

Jumat, 01 Maret 2013

Abi

Abi... aq pengen banget bisa nulus surat bwt abi,(ceile.. bahasanya kayak mana gitu.. lebay.com) emang beneran kq aq pengen banget habisnya jarang banget bisa ngobrol panjang kali lebar sama abi.. nantikan surat anakmu ini ya bi, entah kapan baru mw dikirim..
Alhamdulillah besok pulang....Bontang I'm coming!!!....
Oh ya All, Barokaullah yo bwt Sri Rahayu yang sudah terpilih menjadi kemuslimahan Pusdima UNMUL 2013-2014, terus Ketuanya Mujahid, sekekretarisnya Fadillah, Bendaharanya Eva,eh kebalik.. -_-yang lainnya lupa.........SeMaNgat yooooooooooooooooooooooooo!!!!!!!!!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.maratulmutiah.blogspot.com
HAiiiiiii