Jumat, 03 Februari 2012

About Lebah

Lebah Madu

Lebah Madu adalah salah satu makhluk yang paling memukau di alam ini, yang menghidangkan minuman yang sempurna buat manusia yaitu madu yang dihasilkannya. Lebah madu hidup dalam koloni dalam sarangnya yang dibuat dengan sangat teliti, yang mempunyai keunikan sarang lebah madu yang mereka buat. Dalam setiap sarang lebah madu terdapat ribuan kantung berbentuk heksagonal yang dibuat untuk menyimpan madu. Untuk mengisi kantung-kantung ini dengan madu, lebah madu harus mengumpulkan nektar (cairan manis pada bunga), dan ini adalah tugas yang sangat berat. 


Penelitian ilmiah terkini mengungkapkan bahwa untuk memproduksi setengah kilogram madu, lebah madu harus mengunjungi sekitar 4 juta kuntum bunga, dan untuk mendapatkan bunga-bunga ini pun adalah pekerjaan yang sangat berat. Oleh karenanya koloni lebah madu memiliki sejumlah Lebah Pemandu dan Lebah Pencari Makan. Bagaimana lebah pencari makan menemukan bunga di area yang begitu luas dibandingkan dengan ukuran tubuh mereka? Dan bagaimana lebah madu menemukan kembali jalan pulang ke sarang mereka tanpa tersesat? Bagimana lebah madu memberi tahu lebah-lebah madu yang lainnya tentang arah sumber bunga? Ketika nadhifa herba menjawab beberapa pertanyaan tersebut, sahabat nadhifa herba akan sampai pada kenyataan yang sungguh menakjubkan.
Tugas lebah pemandu ketika sudah menemukan bunga yaitu untuk kembali ke sarang, dan memberi tahu lebah-lebah madu yang lain tentang lokasi dimana dia menemukan kumpulan bunga. Segera setelah lebah pemandu kembali ke sarangnya dia mulai memberitahukan dan membiarkan lebah-lebah lain mencicipi sedikit nektar yang dia kumpulkan dari bunga yang diambil untuk memberi tahu lebah madu lain tentang kualitas nektar tersebut. Lalu dia memulai tugas utamanya yaitu menjelaskan arah menuju sumber bunga. Lebah Pemandu melakukannya dengan cara yang sangat unik yaitu dengan tarian. Gerakan dalam tarian ini memberikan informasi tentang lokasi diamana lokasi sumber bunga, misalnya jika arah tarian berupa garis lurus ke atas sarang lebah madu, maka sumber bunga tepat mengarah ke arah matahari, jika bunga berada pada arah sebaliknya, maka lebah akan menari ke arah tersebut. Lebah pemandu tidak hanya menunjukan arah sumber bunga, tapi juga jarak ke tempat tersebut. Lama waktu tarian dan jumlah getaran memberikan petunjuk kepada lebah-lebah madu lain tentang jarak tersebut secara akurat, sehingga lebah madu dapat menentukan jumlah perbekalan nutrisi yang cukup untuk menempuh jarak ke tempat tersebut.


Sahabat nadhifa Herba segala fakta ini marilah kita renungkan bersama, dari mana lebah-lebah madu memperoleh kemampuan berorganisasi yang menakjubkan, bagaimana seekor serangga mingil yang tak memiliki kecerdasan mampu bertugas sebagai pencari makanan? Bagimana dia berfikir untuk mencari sumber makanan dan memberitahukannya kepada lebah madu lain? Bahkan jika lebah madu dianggap mampu memikirkannya bagaimana lebah madu menciptakan tarian untuk memberitahu lebah madu yang lain tentang lokasi dan jarak dari sumber makanan? Kemudian bagimana lebah-lebah madu dalam sarang mampu memahami arti gerakan dan getaran rumit dari lebah-lebah pemandu? Teori evolusi darwin yang mengklaim bahwa kehidupan di bumi terjadi secara kebetulan tak mampu menjawab beragam pertanyaan ini. Sahabat nadhifa herba segala keahlian lebah madu ini menunjukan bahwa penciptanya telah memberikan semua sifat ini kepada mereka. Allah SWT menciptakan dan mengilhami lebah madu untuk melakukan pekerjaan mereka, fakta ini dinyatakan dalam Al-qur’an surat An-Nahl ayat 68-69.

Keunikan Sarang Lebah Madu

Lebah madu adalah sosok arsitek alam yang paling disiplin, lebah madu hidup berkoloni dan memproduksi salah satu makanan yang terbaik di dunia yaitu madu. Lebah madu menyimpan madu dalam kantung-kantung madu yang berbentuk heksagonal yang mereka bangun.

       Pernahkah sahabat nadhifa herba berfikir kenapa lebah madu membuat kantung-kantung madu berbentuk heksagonal? Para ahli matematika mencari jawaban atas pertanyaan ini dan setelah melakukan penelitian dan perhitungan yang panjang akhirnya dihasilkan jawaban yang menarik, yaitu cara terbaik membuat gudang simpanan dengan kapasitas terbesar adalah dengan membuat dinding bebentuk heksagonal. Sahabat Nadhifa Herba mari kita bandingkan dengan bentuk-bentuk yang lain, andaikan lebah madu membuat kantung-kantung penyimpanan dalam bentuk silinder atau seperti prisma segitiga, maka akan terbentuk gate diantara kantung satu dengan yang lainnya, dan tentu akan lebih sedikit madu yang tersimpan di dalamnya. Kantung madu berbentuk segitiga atau persegi bisa saja dibuat tanpa meninggalkan gate, tapi para ahli matematika menyadari satu hal terpenting, yaitu dari semua geometris tersebut yang memiliki keliling paling kecil adalah bentuk heksagonal. karena alasan inilah walaupun bentuk-bentuk tersebut menutupi luasan areal yang sama, material yang diperlukan oleh heksagonal lebih sedikit dibandingkan dengan persegi atau segitiga. Singkatnya suatu kantung heksagonal adalah bentuk terbaik untuk mendapatkan kapasitas simpan terbesar dengan bahan bahan baku lilin dengan jumlah paling sedikit
Hal lain yang mengagumkan dalam kantung lebah madu ini adalah kerjasama diantara lebah madu dalam membangun kantung-kantung madu. Bila sahabat nadhifa herba mengamati sarang lebah madu yang sudah jadi, mungkin sahabat nadhifa herba berfikir bahwa sarang madu tersebut terbangun sebagai blok tunggal, padahal sebenarnya lebah-lebah madu mulai membangun sarangnya dari titik yang berbeda-beda, ratusan lebah madu menyusun sarangnya dari tiga atau empat titik yang berbeda, lebah madu melanjutkan penyusunan bangunan tersebut sampai bertemu ditengah-tengah, tidak ada kesalahan sedikitpun pada tempat dimana lebah madu bertemu.
Lebah madu juga menghitung besar sudut antara rongga satu dengan yang lainnya pada saat membangun sarangnya, suatu rongga dengan rongga di belakangnya selalu di bangun dengan kemiringan 13o (13 Derajat) dari bidang datar. Dengan begitu, kedua sisi rongga berada pada posisi miring ke atas, kemiringan ini mencagah madu agar tidak mengalir ke luar dan tumpah. Kebelahan bumi manapun sahabat nadhifa herba pergi, lebah madu senantiasa berhasil membangun sarangnya yang luar biasa secara sempurna, luar biasanya lebah madu melakukannya di bagian sarang terdalam dan dengan keadaan gelap gulita dimana sinar matahari tidak dapat masuk.
Ada fakta yang sangat menarik sahabat nadhifa herba, lebah madu menunjukan sifat yang luar biasa dari saat lebah madu lahir, lebah madu tidak memerlukan waktu untuk belajar cara mengamati struktur dan posisi kemiringan kantung-kantung madunya. Sejak pertama kali lebah madu membuka mata, lebah madu telah memiliki insting dan kemampuan untuk melakukan beragam hal ini.
Lalu siapakah yang mengajarkan lebah madu tentang seni artsitektural ini? Dia adalah Allah SWT yang menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya. Dalam Al-qur’an Allah SWT mengungkapkan rahasia kemampuan tingkat tinggi yang dimiliki lebah madu dalam surat An-nahl ayat 68-68 sebagai berikut : Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia", Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl : 68-69)

Ratu Lebah Madu

Dalam suatu koloni lebah madu ada yang disebut dengan ratu lebah madu. Dalam Setiap koloni lebah madu terdapat 3 golongan lebah madu, yaitu terdiri dari ribuan lebah jantan dan ribuan lebah pekerja (lebah betina) yang dipimpin oleh seekor ratu lebah madu. Jika dalam suatu koloni lebah madu terdapat 2 atau lebih ratu lebah madu, maka mereka akan berkelahi satu sama lainnya untuk mendapatkan posisi ratu lebah madu tersebut, siapa yang lebih kuat maka dialah yang menjadi ratu lebah madu. Ya dapat dikatakan hukum rimba berlaku di koloni lebah juga.


Tiap lebah mempunyai tugas dan perannya masing-masing, mereka bersama-sama membangun sarangnya, setiap sarang lebah mempunyai keunikan sarang lebah madu. Setelah sarang dibangun oleh para lebah madu, maka ratu lebah madu akan bertelur sebanyak-banyaknya, rata-rata ratu lebah madu bertelur sekitar 2.500 telur per hari. Kemampuan bertelur setiap ratu lebah madu antara setiap ratu lebah di suatu koloni dengan ratu lebah madu di suatu koloni lainnya tidak sama, ini tergantung dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, dan jika madu ternak maka tergantung dari pemeliharaan dan pembudidayaannya.
            Ratu lebah madu memiliki usia yang lebih lama dibandingkan dengan lebah madu yang lainnya, ratu lebah madu dapat hidup hingga 2 sampai 3 tahun. Sahabat nadhifa herba, sepanjang hidupnya ratu lebah madu hanya bertugas mengontrol dan memeriksa sarang madu, dalam hal ini jika ada sel (lubang) sarang madu yang masih kosong, maka ratu lebah madu segera masuk dan meletakan telur disana. Ratu lebah madu hanya mengalami satu kali perkawinan dalam masa hidupnya, dan pada masa perkawinannya ratu lebah madu akan memilih salah satu lebah jantan yang paling kuat diantara lebah-lebah jantan yang lain sebagai pasangannya.
            Ada suatu pertanyaan yang mungkin sahabat nadhifa herba juga ada yang belum tahu, yaitu darimana asalnya ratu lebah madu? Ratu lebah madu berasal atau dihasilkan dari ratu lebah madu sebelumnya yaitu induk ratu, dari telur induk ratu tersebut ada salah satu bakal calon ratu lebah madu. Ratu lebah madu memiliki ukuran yang besar dibandingkan dengan lebah jantan dan lebah pekerja. 
 
 
Sumber :http://nadhifaherba.blogspot.com/2011/12/keunikan-lebah-madu.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.maratulmutiah.blogspot.com
HAiiiiiii