Senin, 08 Agustus 2011

Rihlah LDK Mushola Al-Hijrah



























Rihlah Mushola  Al- Hijrah di Batu Besaung.., Subhanallah untuk bisa kesana ada pengalaman seru yg kurasakan bareng ama temen temen,meskipun kegiatan ini udah cukup lama tapi baru sekarang aku punya kesempatan kepost.Nah diantara pengalan seruku bareng ama shohib-sohibku adalah....Jeng... jeng...,,, Waktu itu kita kumpul dikampus pagi -pagi, yang bawa kendaraan di tinggal di kampus coz kata panitianya, medannya cukup terjal,(dalam hati aku bersorak sorai... yes...yes... pasti perjalanan ini seru.. heheh..)And so panitia sudah menyediakan beberapa angkot yang akan kami naiki untuk bisa keeee Batu Besaung, Oh ya sebelumnya akau belum perah kesana lo... jadi belum tau....Dan tak lama.. keramaian kota bertambah tah terlihat ,oo rupanyaa kita akan memasuki daerah batu besaung, aku kira tempatnya gak lama lagi bakal sampe...ealah ternyata masih cukup jauh udah gitu angkot yang kunaiki itu gak kuat naik gunung... alhasing sopornya tereak-tereak...TURUN... TURUN MBA...alhasil mendengar pak sopir yang tereak kepanikan kita juga panik deh coz angkotnya mundur... ih serem juga sih.. ,dengan cepatnya satu persatu kali keluar, dan pak sopir terik lagi... dia memeninta kami untuk mencari pengganjal di bannya, aku kemunian mencari batu dan menaruh di belakang ban...,batu dengan ukuran yang kukita udah cukup besar itu rupanya tetep gak bisa membuat si mobil bertahan ti tempat yang curam... dan angkot kami pun termundur..., sambil nunggu angkot bisa sampe ke atas akhirnya kami jalan kaki dech... Semangat... Semangat!!!!tak lama angkotnya udah di atas,saatnya naik!!!beberapa menit kemudian... Oow... di hadapan kami ada gunung yang cukup terjal dengan sebuah kode kode,akhirnya kami turun lagi... Yah begitulah secuil kisahku di saat pejalanan,meskipun harus beberapa kali turun dan jalan kaki,tapi seru Abizzz lho..Oh ya lupa dalan perjalanan itu sepi lho.. hanya terdapat beberapa rumah di samping kiri dn kananya..Dan... ini dia yang di tunggu -tunggu akhirnya kami tiba di salah satu pondok peantren yang ada di daerah itu... Wow.. di kota Samarinda ini ternyata masih terdapat suatu wilayah yang sepi dan hijo rupanya...

(pict. Saat kami di minta panitia untuk menulis ciptaan Allah yang ada di sama)
(Aq and kelompokQ,dari Mba Ana yang pake jilbab coklat, patimah,Muti,Naning,Rahma, and Iis)


(saatnya Makan...)



Foto Foto dulu sebelum pergi ke rumah kapal
Untuk bisa ke rumah kapal kira harus sabar ya.. coz jalannya gak semudah jalanan biasanya
Taraaaaaaaaaaa...inilah rumah kapal biasa sih tapi cukup unik
dan inilah beberapa dokumentasi yang berhasil terjepret...







1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.maratulmutiah.blogspot.com
HAiiiiiii